Sabtu , 25 Oktober 2014
INFO
Home / ISLAM / Ustadz menjawab / Mengapa Nabi boleh Menikah Lebih dari Empat?

Mengapa Nabi boleh Menikah Lebih dari Empat?

aslmk

ustad, alqur’an memperbolehkan menikah sampai 4 istri… saya bingung ketika salah seorang teman saya mengatakan mengapa rasulullah menikah lebih dari 4 istri?? berarti di melanggar alqur’an?? terimakasih untuk pencerahannya

zueldi


Jawaban Ustadz Sigit Pranowo, Lc.

Waalaikumussalam Wr Wb

Al Qur’an membicarakan tentang disyariatkannya poligami hanya didalam dua ayat yang keduanya berada di surat an Nisa :

وَإِنْ خِفْتُمْ أَلاَّ تُقْسِطُواْ فِي الْيَتَامَى فَانكِحُواْ مَا طَابَ لَكُم مِّنَ النِّسَاء مَثْنَى وَثُلاَثَ وَرُبَاعَ فَإِنْ خِفْتُمْ أَلاَّ تَعْدِلُواْ فَوَاحِدَةً أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ذَلِكَ أَدْنَى أَلاَّ تَعُولُواْ
Artinya : “dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya), Maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi : dua, tiga atau empat. kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, Maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.” (QS. An Nisaa : 3)

وَلَن تَسْتَطِيعُواْ أَن تَعْدِلُواْ بَيْنَ النِّسَاء وَلَوْ حَرَصْتُمْ فَلاَ تَمِيلُواْ كُلَّ الْمَيْلِ فَتَذَرُوهَا كَالْمُعَلَّقَةِ وَإِن تُصْلِحُواْ وَتَتَّقُواْ فَإِنَّ اللّهَ كَانَ غَفُورًا رَّحِيمًا
Artinya : “Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil di antara isteri-isteri(mu), walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian, karena itu janganlah kamu terlalu cenderung (kepada yang kamu cintai), sehingga kamu biarkan yang lain terkatung-katung. dan jika kamu Mengadakan perbaikan dan memelihara diri (dari kecurangan), Maka Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. An Nisaa : 129)

Poligami atau beristri banyak adalah tradisi yang sudah terjadi di beberapa negeri termasuk di kalangan orang-orang Arab jahiliyah sebelum kedatangan islam. Jadi islam bukanlah yang mula-mula membawa sistem poligami. Islam datang membawa aturan berpoligami dengan memberikan batasan serta menjadikan keadilan sebagai persyaratan bagi seseorang yang ingin melangsungkan poligami, seperti yang diterangkan ayat-ayat diatas.

Banyak dari sahabat yang ketika masuk islam dalam keadaan berpoligami dan memiliki istri lebih dari empat orang, diantaranya Qois bin Tsabit yang memiliki delapan orang istri, Ghailan bin Salamah ats Tsaqofiy memiliki sepuluh orang istri, Naufal bin Muawiyah memiliki lima orang istri kemudian Rasulullah saw memerintahkan setiap mereka untuk hanya mencukupkannya dengan empat orang istri lalu menceraikan yang lainnya. Ini merupakan dalil lain dibolehkannya poligami didalam islam dengan jumlah maksimal bagi setiap muslim adalah empat orang.

Poligami bukanlah sebuah kewajiban dan bukan pula sunnah akan tetapi ia diperbolehkan oleh agama islam karena adanya tuntutan pembangunan dan kemasyarakatan yang mendesak untuk berpoligami, sebagaimana dikatakan Sayyid Sabiq didalam kitabnya “Fiqhu as Sunnah”

Demikian pula terhadap Rasulullah saw maka pernikahannya dengan lebih dari satu orang istri (poligami) bukanlah sebuah kewajiban dari Allah swt akan tetapi ia adalah sesuatu yang dibolehkan baginya, sebagaimana disebutkan didalam firman-Nya :

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ إِنَّا أَحْلَلْنَا لَكَ أَزْوَاجَكَ اللَّاتِي آتَيْتَ أُجُورَهُنَّ وَمَا مَلَكَتْ يَمِينُكَ مِمَّا أَفَاء اللَّهُ عَلَيْكَ وَبَنَاتِ عَمِّكَ وَبَنَاتِ عَمَّاتِكَ وَبَنَاتِ خَالِكَ وَبَنَاتِ خَالَاتِكَ اللَّاتِي هَاجَرْنَ مَعَكَ وَامْرَأَةً مُّؤْمِنَةً إِن وَهَبَتْ نَفْسَهَا لِلنَّبِيِّ إِنْ أَرَادَ النَّبِيُّ أَن يَسْتَنكِحَهَا خَالِصَةً لَّكَ مِن دُونِ الْمُؤْمِنِينَ قَدْ عَلِمْنَا مَا فَرَضْنَا عَلَيْهِمْ فِي أَزْوَاجِهِمْ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُمْ لِكَيْلَا يَكُونَ عَلَيْكَ حَرَجٌ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَّحِيمًا
Artinya : “Hai Nabi, Sesungguhnya Kami telah menghalalkan bagimu isteri-isterimu yang telah kamu berikan mas kawinnya dan hamba sahaya yang kamu miliki yang Termasuk apa yang kamu peroleh dalam peperangan yang dikaruniakan Allah untukmu, dan (demikian pula) anak-anak perempuan dari saudara laki-laki bapakmu, anak-anak perempuan dari saudara perempuan bapakmu, anak-anak perempuan dari saudara laki-laki ibumu dan anak-anak perempuan dari saudara perempuan ibumu yang turut hijrah bersama kamu dan perempuan mukmin yang menyerahkan dirinya kepada Nabi kalau Nabi mau mengawininya, sebagai pengkhususan bagimu, bukan untuk semua orang mukmin. Sesungguhnya Kami telah mengetahui apa yang Kami wajibkan kepada mereka tentang isteri-isteri mereka dan hamba sahaya yang mereka miliki supaya tidak menjadi kesempitan bagimu. dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al Ahzab : 50)

Adapun perihal Rasulullah saw menikahi lebih dari empat orang istri yang ini berbeda dengan apa yang diminta dari umatnya yaitu hanya empat orang istri sebagaimana disebutkan didalam firman-Nya :

وَإِنْ خِفْتُمْ أَلاَّ تُقْسِطُواْ فِي الْيَتَامَى فَانكِحُواْ مَا طَابَ لَكُم مِّنَ النِّسَاء مَثْنَى وَثُلاَثَ وَرُبَاعَ فَإِنْ خِفْتُمْ أَلاَّ تَعْدِلُواْ فَوَاحِدَةً أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ذَلِكَ أَدْنَى أَلاَّ تَعُولُواْ
Artinya : “dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya), Maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi : dua, tiga atau empat. kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, Maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.” (QS. An Nisaa : 3)

Maka sesungguhnya apa yang dilakukan oleh Rasulullah saw tersebut adalah bagian dari kekhususan yang diberikan Allah kepadanya saw yang tidak diberikan kepada umatnya. Hal demikian bisa dilihat pada firman Allah di surat al Ahzab ayat 50 diatas.

Dan kekhususan semacam ini yang diberikan kepada Allah swt hanya kepada beliau dan tidak kepada umatnya tidaklah sedikit jumlahnya didalam agama. Ada perkara-perkara yang hanya diwajibkan kepada beliau saw, seperti shalat witir, dhuha dan lainnya. Ada perkara-perkara yang diharamkan atas beliau saw, seperti : menerima zakat, shodaqoh dan lainnya. Ada yang dibolehkan baginya saw, seperti : menikah lebih dari empat orang istri, menikah tanpa wali dan saksi—saat menikah dengan Zainab binti Jahsy dan lainnya. Ada juga perkara-perkara-perkara yang keutamaan bagi beliau.

Jika kita perhatikan beberapa macam kekhususan diatas maka tampaklah keadilan dan kasih sayang Allah swt kepada hamba-hamba-Nya bahwa beliau tidak hanya diberikan kekhususan dalam perkara-perkara yang dibolehkan, seperti : menikah dengan lebih dari empat orang istri akan tetapi beliau juga diwajibkan—yang ini tidak diwajibkan kepada umatnya—melaksanakan shalat witir, dhuha, bersiwak dan lainnya serta ada juga perkara-perkara yang diharamkan secara khusus kepada beliau, seperti : zakat, shodaqoh dan lainnya.

Menjadi hal yang lumrah ketika sesuatu yang mahal membutuhkan pengorbanan yang mahal pula sebagaimana firman Allah swt :
Artinya : “Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh.” (QS. At Taubah : 111)

Kemudian bukti lainnya adalah bahwa apa yang dilakukan beliau saw—beristri lebih dari empat orang—tidaklah bertentangan dengan apa yang disebutkan didalam Al Qur’an—surat an Nisa : 3—adalah bahwa ayat tersebut yang membatasi empat orang istri diturunkan pada tahun VIII H dan pada saat itu Rasulullah saw telah memiliki istri lebih dari empat orang.

Wallahu A’lam

sumber :eramuslim.com

About MUSLIM

Loading Facebook Comments ...

1.142 comments

  1. He he he, saya suka dengan Mbak Abigail, beliau ini salah seorang netter yang paling ngeyel dan paling sopan dibanding dengan netter kristiani yang lain. emang kadang kadang saking ngeyelnya, ampe kesel ngejawabnya. Salam ketemu lagi Mbak Abigai (moga moga ini orang yang sama yang dulu pernah ngobrol dengan saya).

  2. Alkitab timur tengah, advent, Katolik, Protestan, Malaysia nyembah ALLAH, karena salah terjemahannya.
    Akitab aslinya dlm bahasa Ibrani/Yunani tidak ada satu katapun kata/nama ALLAH.

    Yang tertulis adalah:
    “KI KOL ELOHEI HA-AMIN ELILIM WAYAHWEH SHAMAYIM ASA”.(Teh 96:5)
    “Krn ilah sgl bgsa (termasuk ilah bgsa arab) itu berhala dan YHWH yg menjadikan langit”.
    (Mzm 96:5)
    ALLAH adalah ilahnya bgsa Arab, sejak jaman jahiliyah sebelum kristen s/d hari ini.

    Maka secara Akademik tidak terbantahkan lagi bhw nama ALLAH adalah nama BERHALA.

    Bukti ke dua bhw ALLAH berwujud “zat” yaitu “zat padat” batu hitam di dinding kakbah.
    Karenanya kakbah disebut “kakbah baitullah” atau “kakbah rumah allah”.

  3. Haaa!! Netter Muslim pada mutar-mutar dan pura-pura bego lagi…!

    Kipasss trus Gil!!!

    Biar pada mutar tu muslim..!

  4. Horeeee…. umat kristen sa-dunia nyembah BERHALA ARAB….
    mereka lebih senang nyembah ALLAH daripada YHWH…. kenapa ya???

    nama Paulus saja tidak diganti, masak nama Tuhan bisa diganti??? jadi YHWH adalah nama khayalan Abigail….. kekekekek…….

    Eh Gil, ayat Matius 7:23 itu buat kristen apa buat muslim??

  5. @Yogi

    hohoho… temennya bantuin….
    gua tanya ah….
    dipegangan Kitab suci anda, nama Tuhannya tertulis YHWH apa ALLAH ????

  6. @Abigail & Yogi

    Cari di AlQur’an, apakah umat muslim menyembah berhala/batu item?????

    Kalau ini sumbernya di Alkitab buatan LAI (palsu menurut Abigail) :
    Kejadian 28
    28:22 Dan batu yang kudirikan sebagai tugu ini akan menjadi rumah Allah. Dari segala sesuatu yang Engkau berikan kepadaku akan selalu kupersembahkan sepersepuluh kepada-Mu.”

    Mazmur 5
    5:7. (5-8) Tetapi aku, berkat kasih setia-Mu yang besar, aku akan masuk ke dalam rumah-Mu, sujud menyembah ke arah bait-Mu yang kudus dengan takut akan Engkau.

    Berpikir cara Abigail : Yesus & nenek moyangnya menyembah batu karena tuhan bersemayam di batu tersebut

    wakakakak….

  7. Ealah….. ndak berkembang to. Mbok bukunya robert morrey jangan dipake acuan.

  8. Yeshua berkata kpd org Samaria yg nyembah Tuhan di gunung:
    “Hai prempuan, percayalah kpd-Ku, bhw waktunya sedang datang,
    kamu akn nyembah Bapa bkan di gununng ini, bkn pula di Yerusalem,
    Kamu neyembah apa yg tdk kamu kenal, kami nyembah apa yg kami kenal,
    karena keslamatan datang dari bangsa Yahudi.
    Dan waktunya sedang tiba, yaitu sekarang ini, penyembah yg benar akn nyembah Bapa
    dlm roh dan kebenaran. Sebab Bapa menghendaki penyembah yg demikian.
    Elohim itu Roh, penyembah Dia hrs menyembah-Nya dlm roh kebenaran”.(Yoh 4:21-24)

    Kitab Kejadian ditulis oleh Musa 3500 th yll.
    Kitab Mazmur ditulis oleh Dawud 3000 th yll.
    Kitab Yohanes ditulis oleh Yohanes 2000 th yll.
    Alquran ditulis 1400 th yll.

    Kitab Suci yg kubaca bersih dari nama ALLAH.
    “Kamu hrs nyembah YAHWEH Elohimmu, dan hanya kpd-Nyalah kmu beribadah”(Luk 4:8)

    • jika elohim itu roh lantas apa bedanya dengan roh manusia??
      mosok pencipta sama dengan ciptaannya gil??

    • mbak abigail

      Kitab Suci yg kubaca bersih dari nama ALLAH.
      ==== ===============
      Rupanya anda aliran baru dari kekristenan…..
      bukan kristen yang saya kenal (Katolik/Protestan/Adven) kalau boleh tahu, anda aliran apa?? kok nyari selamat sendiri??

      saran saja :
      kalau anda benar, agar ditolongin jutaan saudara-saudaramu yang kristen dari KESESATAN yang menurutmu (masih) menyembah berhala arab !!! seyogyanya diiklankan di koran-koran/mass media atas KESESATAN LAI !!!! ayo mbak, demi kebenaran tuh….
      *

      Yang ini belum anda tanggapi :
      Kalau ini sumbernya di Alkitab buatan LAI (palsu menurut Abigail) :
      Kejadian 28
      28:22 Dan batu yang kudirikan sebagai tugu ini akan menjadi rumah Allah. Dari segala sesuatu yang Engkau berikan kepadaku akan selalu kupersembahkan sepersepuluh kepada-Mu.”

      Mazmur 5
      5:7. (5-8) Tetapi aku, berkat kasih setia-Mu yang besar, aku akan masuk ke dalam rumah-Mu, sujud menyembah ke arah bait-Mu yang kudus dengan takut akan Engkau.

      Berpikir cara Abigail : Yesus & nenek moyangnya menyembah batu karena tuhan bersemayam di batu tersebut.

      nanya aja, ayat Kejadian dan Mazmur di atas versi kitab mbak bunyinya gimana??

  9. Elohim yg Roh adalah yg menjadikan langit dan bumi.(Kej1:1)
    Sedang roh manusia adalah karunia Elohim yg membuat manusia bisa membedakan atr yg baik dan buruk.(Peng 12:7)

    • yang gue tanya materi/bahan gil, bukan tugas masing2
      mereka berdua bukannya sama2 roh gil? lagian emang ada pernyataan dalam Al Kitab bahwa elohim tidak ada padanannya dalam hal wujud??

  10. Ada berbagai macam roh.
    Ada roh jahat ada Roh Kudus.
    Roh Kudus Roh Elohim, roh jahat roh setan.

  11. Menurut Yeshua Roh = Ruah = Angin.(Yoh 3:8), tidak kasat mata.
    Geshem weruah = hujan dan angin.

    • oh…jadi angin sama dengan roh, kalau aku masuk angin berarti aku kemasukan roh dong.
      weleh…apa nggak ada “sesuatu” yang lebih tepat lagi.

      terus terang aku sudah baca juga tentang ruah disini tapi semuanya belum jelas mana yang benar, ayo rembugan dulu !

    • Roh Kudus dapat melakukan berbagai jenis pekerjaan :

      1) Roh Kudus berbicara. Why.2:7,11,17,29,36,13,22;22:17
      2) Roh Kudus menyelidiki segala perkara. 1Kor 2:10
      3) Roh Kudus menyatakan 2 Ptr 1:21
      4) Roh Kudus menyaksikan Yoh 15:26
      5) Roh Kudus mengajar Yoh 14:26
      6) Roh Kudus memanggil dan menempatkan orang-orang dalam pekerjaanNya
      Kis 13:2;20:28
      7) Roh Kudus memohon Rom 8:26
      8) Roh Kudus berseru Gal 4:6
      9) Roh Kudus memimpin Rom 8:14
      10) Roh Kudus mengatur Kis 16:6-7
      11) Roh Kudus menjadikan Ayb 33:4
      12) Roh Kudus menginsafkan Yoh 16:8
      13) Roh Kudus menyucikan Rom 15:16
      14) Roh Kudus menolong Rm 8:26
      15) Roh Kudus memberi karunia-karunia 1Kor 12:7-11
      16) Roh Kudus mengerjakan mujizat-mujizat Kis 2:4, 8:39.

      APA YANG DIATAS ITU PEKERJAAAN “ANGIN ” kudus SEMUA, gil ?

    • Apa kentut termasuk roh juga ?

      kentut = buang angin = buang roh

      ayolah serius dikit, jangan becanda….

  12. Rasulullah bilang:
    1. “Ruh itu urusan Tuhan belaka.
    Kamu tdk akn diajarkan perihal ruh itu kecuali hanya sedikit”.(HSB 89)

    2. “Ruh (jiwa) itu bagai tentara yg berbaris.
    Yg bersesuain berdampingan, yg bertentangan berjauhan”.(HSB 1468)

    • Tapi kenapa kamu bilang roh itu angin, pasti ada dasarnya toh. Tapi kalau kalanganmu sendiri nggak ngerti akan roh, ya bilang aja nggak tau.

      yang menjadi masalah adalah sudah tidak tahu roh itu apa, tapi koq banyak istilah dalam agama mu itu memakai istilah roh…gimana coba.

    Tinggalkan Balasan