Rabu , 30 Juli 2014
INFO
Home / SEJARAH / Sejarah / Penemuan Peninggalan Nabi Nuh dan Sungai Raksasa di Dasar Laut Hitam

Penemuan Peninggalan Nabi Nuh dan Sungai Raksasa di Dasar Laut Hitam

Sekelompok peneliti asal Inggris yang dipimpin oleh Dr Robert Ballard, beberapa waktu lalu, menemukan sebuah bangunan tua yang diperkirakan berusia 7.500 tahun lalu (5000 SM) di dasar Laut Hitam, di dekat pantai Turki. Mereka menemukan struktur bangunan dan kayu pada kedalaman beberapa ratus kaki dari permukaan laut.

Mereka memperkirakan, bangunan tua itu dahulunya adalah sebuah perkampungan yang tenggelam akibat banjir besar yang terjadi di zaman Nabi Nuh AS. “Ini merupakan penemuan yang sangat menakjubkan,” kata Dr Ballard di dalam artikel di National Geographic Society bertajuk Research Ship Northern Horizon.

Dr Ballard menyatakan, bangunan yang ada di dasar Laut Hitam itu disebabkan oleh banjir besar yang terjadi ribuan tahun silam. Dalam teorinya, dia menjelaskan, apabila zaman es berakhir 12 ribu tahun yang lalu, gletser mulai mencair. Kawasan timur Mediterania yang terputus dari Laut Hitam telah menyebabkan Laut Hitam tidak tenggelam oleh air walaupun permukaan air laut yang lain telah naik.

Hal ini menyebabkan pada sekitar 7.000 tahun yang lalu, genangan awal di Bosphorus telah pecah dan menyebabkan air di Laut Mediterania melimpah ke timur menjadi Laut Hitam yang memang terputus dari laut-laut yang lain. Kekuatan limpahan air tersebut diperkirakan 10.000 kali daripada air terjun Niagara.

Mereka pun menunjukkan bukti ilmiah berupa kulit kerang yang ditemukan di kawasan tersebut dan membandingkannya dengan kerang dari laut lain yang berusia 6.500 tahun. “Banyak kasus yang terjadi apabila air tawar dari sebuah telaga berubah menjadi air asin dan dampak banjir besar tersebut menyebabkan kawasan daratan yang sangat luas berubah menjadi dasar laut,”cc    ujarnya.

Sungai raksasa
Selain adanya penemuan bangunan tersebut, baru-baru ini kembali ditemukan sebuah sungai raksasa di kedalaman Laut Hitam. Temuan ini dila kukan oleh seorang ilmuwan Inggris bernama Dr Dan Parsons, pemimpin tim peneliti dari Sekolah Tinggi Ilmu Bumi dan Lingkungan, Universitas Leeds. Penemuan ini dilakukan Parsons dan timnya dengan menggunakan kapal selam robot untuk memindai dasar laut yang ada di dekat Turki.

Hasilnya, ada sungai yang sangat lebar di kedalaman Laut Hitam. Letaknya di Selat Bosphorus yang mengalir dari Mediterania ke Laut Hitam. Aliran air sungai bawah tanah itu disebabkan perbedaan kadar garam. Sungai yang ditemukan di dasar Laut Hitam itu memiliki kedalaman 115 kaki dan lebarnya lebih dari setengah mil.

Seperti halnya di daratan, sungai di bawah laut itu memiliki saluran, anak sungai, dataran banjir, aliran deras air, dan bahkan air terjun. Jika berada di daratan, para ilmuwan memperkirakan perairan yang ditemukan di Laut Hitam adalah sungai keenam terbesar di dunia dalam hal jumlah air yang mengalir.

Kepada Sunday Telegraph, Dan Parsons menjelaskan bahwa air sungai bawah laut itu memiliki kepadatan dibandingkan sungai lainnya. ”Kepadatan air di sana (sungai itu) lebih padat dari air laut di sekitarnya karena memiliki salinitas (kadar garam) yang lebih tinggi dan membawa begitu banyak sedimen.”

Mereka memperkirakan air asin dan sedimen yang ada di sungai bawah laut ini 350 kali lebih besar dibandingkan Sungai Thmaes di Inggris. Ia menambahkan, sungai itu mengalir dari laut dan keluar melalui daratan abisal, seperti halnya sungai di darat.

Demikian penjelasan Parsons seperti dimuat Daily Mail, edisi Ahad, 01 Agustus 2010. Dr Parsons menjelaskan, sungai bawah tanah di dasar Laut Hitam itu mengalir dengan kecepatan sekitar empat mil per jam, mengalirkan 22.000 meter kubik air per detik. Atau 10 kali lebih besar dari sungai terbesar di Eropa, Rhine.[Republika]

About MUSLIM

Loading Facebook Comments ...

13 comments

  1. apakah sungai tsb sejenis dg yg ditamukn di amerika selatan bbrp waktu yg lalu?

  2. subhanallah…baru tahu ane ada sungai di dalam laut…ane jadi pengen tahu nih, peninggalan Nabi Isa ada juga ga ya?

  3. Paulus Nabi Palsu

    Bukti ilmiah tersebut sekaligus menjawab dan menjadi bukti yg NYATA dan TEGAS kepalsuan Injil bahwasanya banjir Nabi Nuh menutupi seluruh permukaan bumi, sedangkan menurut Al Qur’an, banjir tersebut bersifat lokal, disekitar wilayah penduduk kaum Nabi Nuh As.

    hehehe…. skor sementara 1-0

    gitu aza kok repot

  4. feri himura amakakeru riyu no hirameki

    ini ada dalam al quran dalam surah Ar rahman ayat 19-20
    dan dalam al furqan ayat 53

    Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan); yang ini tawar lagi segar dan yang lain masin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.” (Q.S Al Furqan:53)

    dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu.antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing ar rahman 19-20

    dalam beberapa kitab tafsir, ayat tentang bertemunya dua lautan tapi tak bercampur airnya diartikan sebagai lokasi muara sungai, di mana terjadi pertemuan antara air tawar dari sungai dan air asin dari laut.

  5. semuanya sudah di jelaskan dalam al qur’an 1400 tahun yang lalu,akan tetapi kerena ke dengkian orang orang kafir terhadap muslim hal itu di anggap palsu.
    sesuai dengan kemajuan zaman saat ini semua yang ada dalam alquran dapat di buktikan.
    sesungguhnya Al Qur’an itu firman Allah yang akan selalu seuai dengan perkembangan zaman.bukan seperti kitab lain yang harus di revisi agar sesuai dengan zaman……

    Terkadang Aneh ,katanta kitab suci kog malah di kutak katik kayak hp saja….

  6. Assalamu’alaikum.

    Maaf, sy dah berkunjung di sini http://www.nationalgeographic.com/ tapi koq belum menemukan artikel yg berkaitan di atas yach ? bisa disertakan link nya ? Ketika sy googling dng kata kunci “esearch Ship Northern Horizon” hasil yg berkaitan dng site nationak geographic tsb malah ini http://www.nationalgeographic.com/xpeditions/lessons/17/g35/deepsea.html. Ketika sy cari info ttg sungai bawah laut, yg sy baca ini http://xfile-enigma.blogspot.com/2010/03/cenote-angelita-penjelasan-singkat.html. Dan foto di atas adalah sungai di Cenote Angelita – Mexico BUKAN di Laut Hitam.

    BTW,,, sy hanya mengajak rekan2 untuk tetap menganalisa setiap informasi, sy hanya ingin umat Islam tidak laksana buih di lautan. Sy tidak ingin kita dicemooh oleh orang2 kafir. So…penemuan di atas baru sebatas hipotesa ato dah final benar2 fakta. MAkasih.

    Wassalamu’alaikum.

  7. Paulus Nabi Palsu

    @ Samaranji

    Bro, setelah gue cek di link
    http://www.nationalgeographic.com/xpeditions/lessons/17/g35/deepsea.html

    ternyata memang benar artikel diatas sesuai dengan ekspedisi yg dilakukan oleh sekelompok mahasiswa di daerah Laut Hitam yg disinyalir tempat terjadinya banjir pada masa Nabi Nuh As.

    Lalu bagaimana bisa elo belum menemukan artikel yg sesuai dengan artikel diatas ya ?

    Bikin gue penasaran azaaaa… hehehehe…

Tinggalkan Balasan