Mar 06

Tanggapan atas Apologi BP,Admin ‘sarapanpagi.org’ tentang kontradiksi dalam Perjanjian Lama(3)

Oleh : Ndik

Sang pendeta BP kali ini beralasan lain: “KESALAHAN PENERJEMAHAN LAI”

BP wrote:

27. Tuhan salah dalam batasan usia ?
a. Tuhan membatasi umur manusia hanya 120 tahun saja “Berfirman Tuhan: “Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia, karena manusia itu adalah daging, tetapi umurnya akan seratus dua puluh tahun saja” (Kejadian 6:3). “Maka berkatalah TUHAN,’Aku tidak memperkenankan manusia hidup selama-lamanya; mereka mahluk fana, yang harus mati. Mulai sekarang umur mereka tidak akan melebihi 120 tahun” (Kejadian 6:3, Alkitab Bahasa Indonesia Sehari-hari).
b. Batasan usia dari Tuhan itu salah besar, karena banyak orang yang usianya melebihi 120 tahun. Adam hidup selama 930 tahun (Kej. 5:3-5), Set hidup selama 912 tahun (Kej. 5:6-8), Enos hidup selama 905 tahun (Kej.9-11), Keenam hidup selama 9 1 0 tahun (Kej. 5:12-14), Mahalaleel hidup selama 895 tahun (Kej. 5:15-17), Yared hidup selama 962 tahun (Kej. 5:18-20), Henokh hidup selama 365 tahun (Kej. 5:21-23), Metusalah hidup selama 969 tahun (Kej. 5:25-27), Lamekh hidup selama 777 tahun (Kej. 5:28-32), Nuh hidup selama 950 tahun (Kej. 9:29), Sem hidup selama 600 tahun (Kej. 11: 10-11), Arpakhsad hidup selama 438 tahun (Kej. 11:12-13), Selah hidup selama 433 tahun (Kej. ll: 14-15), Eber hidup selama 464 tahun (Kej. ll:16-17). Peleg hidup selama 239 tahun (Kej. ll:18-19), Rehu hidup selama 239 tahun (Kej.11: 22-21), Serug hidup selama 230 tahun (Kej. 11: 24-25), Sara hidup selama 127 tahun (Kej. 23: 1-2), Ismael hidup selama 137 tahun (Kej. 25:17), Nahor hidup selama 148 tahun (Kej. ll: 24-25), Yakub hidup selama 147 tahun (Kej. 47: 28), Lewi hidup selama 137 tahun (Kej. 6:15), Kehat hidup selama 133 tahun (Kej. 6:19), Harun hidup selama 123 tahun (BH 33:39), Ayub hidup selama 140 tahun (Ayub. 42: 16-17).

 

Continue reading

Mar 06

Ternyata Ilmuan Islam Perintis Pengobatan Penyakit Jiwa

Peradaban Barat kerap mengklaim bahwa Philipe Pinel (1793) merupakan orang pertama yang memperkenalkan metode penyembuhan penyakit jiwa. Tak cuma itu, Barat juga menyatakan rumah sakit jiwa (RSJ) pertama di dunia adalah  Vienna’s Narrenturm  yang dibangun pada tahun 1784.  Benarkah klaim peradaban Barat itu?

Klaim itu tentu sangat tak berdasar. Sebab, jauh sebelum Barat mengenal metode penyembuhan penyakit jiwa berikut tempat perawatannya, pada abad ke-8 M di Kota Baghdad. Menurut  Syed Ibrahim B PhD dalam bukunya berjudul  “Islamic Medicine: 1000 years ahead of its times”, mengatakan, rumah sakit jiwa atau  insane asylums telah didirikan para dokter dan psikolog Islam  beberapa abad sebelum peradaban Barat menemukannya.

Hampir semua kota besar di dunia Isla Continue reading

Mar 02

Tanggapan atas Apologi BP,Admin ‘sarapanpagi.org’ tentang kontradiksi dalam Perjanjian Lama(2)

 

OLEH : NdinK

BP wrote:8. Berapakah tentara berkuda tawanan Daud ?
a. 1.700 orang (II Samuel 8: 4).
b. 7.000 orang (I Tawarikh 18: 4).

hampir sama seperti post ARAM VS EDOM di atas… tetapi perbedaannya terletak pada kesalahan penyalinan naskah Tanakh dari teks Masoret karena tua dan termakan usia… dan menganggap terjemahan New International Version (NIV) Alkitab lebih baik daripada penyalinan teks Masoret ke dalam Tanakh (demi membenarkan nilai 7.000 tersebut, kebetulan NIV menyalinnya dua-duanya 7.000 tidak seperti LAI atau Tanakh yang menulis 1.700 dan 7.000) :lol: :lol: Continue reading

Mar 01

Tanggapan atas Apologi BP,Admin ‘sarapanpagi.org’ tentang kontradiksi dalam Perjanjian Lama

oleh :ndink

bismillaahir rahmaanir rahiim…

http://www.sarapanpagi.org/kontradiksi- … vt549.html
untuk Pembaca yang ingin membaca secara lengkap, silahkan di klik di situ, saya hanya menjawab bantahan mereka atas tuduhan dari saudara-saudara kita bahwa ada kontradiksi Perjanjian Lama…

saudara sekalian, saya tekankan sekali lagi bahwa netter Kristen suka mencari-cari pembenaran.. bukan tanpa alasan, banyak saya temui perdebatan ketika kaum Muslim mengambil referensi, baik itu dalil Qur’an, hadits, atau buku-buku profesional, mereka justru lebih sering memakai nalar…

saya juga tekankan sekali lagi bahwa bantahan SarapanPagi (netter BP) atas kontradiksi dalam Perjanjian Lama tidak sepenuhnya saya bantah, namun saya hanya membantah ketika jawaban-jawaban BP tidak memiliki fondasi yang kuat… Continue reading