Problema yang dihadapi Bangsa Indonesia ini demikian kompleks,maka untuk mengatasi problem tersebut perlu segenap pihak untuk bahu membahu mengatasi problema yang ada.
maka ketika Bom bunuh diri kembali terjadi dan kini mengguncang salah satu Gereja di Solo,
Siapapun pelaku pengeboman gereja di solo (dan tindakan serupa) dan darimanapun ia berasal,sesungguhnya ia telah bertindak ZALIM tidak hanya kepada korban yang terlukai tetapi ia bertindak ZALIM kepada kelompoknya berasal,keluarga yang ia terlahir dan dibesarkan bahkan Zalim terhadap dirinya sendiri dan ‘ideologi’ yang ia perjuangkan,karena tindakan2 sejenis yang sudah terjadi kelompoknya ia berasal,keluarga dan ‘Ideologi’ yang ia perjuangkan yang paling mengalami kerugian yang lebih besar dibandingkan target dari apa yang ia lakukan tersebut.jelas tindakan ini tidak hanya bertindak zalim kepada orang orang yang secara langsung menjadi korban dari bom tersebut, tetapi jelas tindakannya juga sangat mengganggu usaha banyak orang yang ingin berusaha sungguh sungguh ingin mengadakan perbaikan kepada bangsa ini .
maka sebagaimana yang di beritakan Hidayatullah.com Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Syihab mengecam keras aksi bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunton, Solo Ahad lalu.
Habib menduga keras tindakan itu adalah upaya untuk mengadudomba umat beragama di Indonesia dan pengalihan isu mega skandal yang bertub-tubi menimpa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Belakangan memang sedang mencuat hangat kasus yang disinyalir menyeret nama SBY seperti dugaan korupsi di dua kementerian, kasus Wisma Atlet, kasus Nazaruddin, dan juga skandal Bank Century yang kini tak jelas ujung pangkalnya.
“Siapa pun pelaku Bom Solo dan apapun motifnya, tentu tidak bisa dibenarkan. Patut diduga bahwa Bom Solo adalah bom adu domba dan pengalihan isu,” kata Muhammad Rizieq Syihab dalam keterangan tertulisnya kepada Hidayatullah.com, Senin (27/09/1011).
Habib menambahkan, saat semua komponen bangsa sedang merajut persatuan untuk perang melawan korupsi, saat tokoh agama dan tokoh nasionalis bersatu untuk melawan kezaliman, dan saat ulama dan pemuda serta mahasiswa bergabung untuk membela rakyat, tiba tiba ada Bom Solo.
“Karenanannya umat beragama jangan terprovokasi dan jangan mau diadudomba. Ayo stop bom teror. Ayo tetap bersatu membasmi korupsi dan melawan kezaliman serta membela rakyat,” imbau Habib.
Sejumlah kalangan menilai, bom bunuh diri di GBIS tersebut hanyalah pengalihan isu karena modus demikian sudah banyak terjadi. Ada kelompok tertentu yang sengaja mensekenario bom bunuh diri yang terjadi di GBIS. Mereka benar-benar bisa memanfaatkan situasi masyarakat sehingga muncul opini bahkan bisa menimbulkan perpecahan diantara sesama.
Sementara itu, dua ormas Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah juga mengecam aksi aksi bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil itu.
“Jelas kami sangat menyayangkan. Kenapa di negeri yang sudah mulai kondusif ini masih ada aksi-aksi tak bertanggung jawab seperti itu,” kata Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj di Jakarta, Ahad lalu.
Sedang Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Din Syamsuddin, mengatakan, aksi seperti itu tidak dapat dibenarkan dan hanya dilakukan oleh orang yang tidak bertuhan dan berperikemanusiaan.
Untuk mengembalikan citra Indonesia sebagai negara yang aman, PBNU meminta agar aparat keamanan, baik dari kepolisian, TNI dan unsur lainnya bisa secara serius mengungkap aksi bom bunuh diri tersebut, termasuk aktor di balik pengeboman dan motif yang mendasarinya.
“Jangan sampai berlarut-larut, karena nama Indonesia juga yang akan terkena imbasnya,” kata Said Aqil.
Sikap Kita ke depan
maka ke depan…siapapun anda dan darimanapun latar belakang anda,jika ada tawaran untuk melakukan hal semacam ini,maka Anda harus berani bersikap tegas untuk menolak keras atau menolak mentah mentah bujukan untuk melakukan tindakan tersebut.
karena bujukan tersebut sesungguhnya adalah tawaran untuk menjadikan anda hanya sekedar sebagai “ALAT” orang orang yang tak menggunakan hati Nurani,orang orang yang tidak menghargai nyawa manusia,orang orang yang sekedar memperturutkan hawa nafsunya.
dan jika anda adalah seorang Muslim dan benar benar ingin menjadikan Al Qur’an sebagai Petunjuk hidup anda, maka kita semua harus ingat akan ketentuan Allah swt ini :
مِنْ أَجْلِ ذَلِكَ كَتَبْنَا عَلَى بَنِي إِسْرَائِيلَ أَنَّهُ مَن قَتَلَ نَفْساً بِغَيْرِ نَفْسٍ أَوْ فَسَادٍ فِي الأَرْضِ فَكَأَنَّمَا قَتَلَ النَّاسَ جَمِيعاً وَمَنْ أَحْيَاهَا فَكَأَنَّمَا أَحْيَا النَّاسَ جَمِيعاً وَلَقَدْ جَاءتْهُمْ رُسُلُنَا بِالبَيِّنَاتِ ثُمَّ إِنَّ كَثِيراً مِّنْهُم بَعْدَ ذَلِكَ فِي الأَرْضِ لَمُسْرِفُونَ
audio[5:32] Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi.
Ketika muslim tahu ada sekelompok orang menghujat Allah swt dan rasulNya,sangatlah wajar kalau sebagai muslim ia sangat marah,demikian juga ketika mendapatkan informasi ada saudara seimannya yang diperumpamakan laksana satu tubuh terzalimi,sebagai bagian dari umat islam. tetapi kenyataan tersebut tidak bisa dijadikan dasar untuk bersikap untuk bertindak zalim ataupun merespon kenyataan tersebut dengan sikap yang kalap, melakukan tindakan yang tak terkontrol atau sekedar memperturutkan nafsu kemarahan tersebut.
karena dengan sikap yang kalap ataupun kemarahan yang tidak terkontrol itu bisa menjadi bumerang tidak hanya untuk dirnya sendiri tetapi juga untuk Islam,karena tindakan kalap sama halnya memberikan amunisi kepada para musuh Islam untuk mengekspos untuk dijadikan pembenaran opini yang mereka inginkan.
bahkan bisa jadi hujatan mereka terhadap Allah swt dan rasulNya serta tindakan zalim kepada sebagian muslim adalah bagian skenario provokasi mereka kepada muslim.
jadi dalam halnya menyikapi hal ini harus tetap pada sikap yang terkontrol dan proposional.
dan jika semua muslim selalu menyikapi setiap provokasi dengan sikap proposional dan terkontrol maka segala provokasi dan jebakan para musuh Islam akan gagal total
BAGUS…ORANG NORMAL PASTI MENGECAM…
berarti fpi orang normal yah jeng??
kalo PBNU gw salut. tapi lo FPI??Front Pemberontak Indonesia tu!!sok simpatik.pdhal ketahuan belangnya!!
salut kenapa jeng??