Antara Paus dan Martin Luther

Sumber : Archa (forum Swaramuslim)

pope_52712Kita berimajinasi tentang apa yang terjadi pada sejarah gereja :

Pada mulanya adalah Petrus yang dikasih wewenang untuk memegang kunci surga oleh Yesus Kristus :

Mat 16:18-19 Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya. Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.”

Merasa memegang amanah suci, Petrus meneruskan ‘hak waris’ pemegang kunci surga ini kepada penerusnya, maka muncul-lah dinasti Paus di Katolik Roma yang mewarisi hak pemegang kunci surga. Masalahnya : ternyata Paus-Paus tersebut adalah manusia biasa yang tidak terlepas dari dosa, dan ironisnya sebagai pemegang kunci surga juga punya hak untuk menghapus dosa, seperti tercantum dalam kitab suci :

Yoh. 20:23 Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada.”

Bayangkan, para Paus ini bisa menentukan seseorang masuk surga atau tidak, dia bilang anda selamat maka anda akan selamat, dia bilang anda tetap berdosa maka anda akan tetap berdosa, tidak ada jalan lain untuk menghapus dosa anda. Namun Paus tentu tidak sendirian, karena gereja adalah suatu lembaga yang di isi oleh banyak perangkat dan orang, tidak mungkin Paus bisa menjalankan ‘roda administrasi’ memegang kunci surga sendirian, maka Paus dibantu oleh para Uskup, Kardinal, Pastor yang dilimpahkan ‘cipratan’ wewenang untuk menghapus dosa. Celakanya semua perangkat gereja tersebut manusia biasa juga yang tidak luput dari dosa.

Lalu Paus yang berdosa bilang sama Uskup :”Sekarang saya yang pegang kunci surga dan dikasih kuasa untuk menghapus dosa, mau nggak dosa anda saya hapus..??”, tentu saja si Uskup mau, lalu Paus bilang :”Tapi nanti kunci surganya saya delegasikan ke kamu yaa..?? supaya kamu juga menghapus dosa saya…”, nah…win-win solution namanya, dua-duanya happy.. Lalu Paus kongkalingkong sama Uskup :” Kita bikin proyek penghapusan dosa yuk…, umat khan banyak yang butuh, lhaa..namanya mereka manusia biasa pasti banyak dosa dan ingin supaya dosanya dihapus juga..”, ada demand ada bisnis, maka gereja katolik mengarang-ngarang ritual untuk menghapus dosa, karena namanya proyek tentu harus ada dukungan dana, si jemaat yang memang butuh supaya dosanya dihapus nggak bakalan mikir untuk mengeluarkan biaya berapapun agar dosanya terhapus dan melenggang masuk surga. Semua happy, Paus dan Uskup kenyang, gereja bisa berjalan, si jemaat juga puas.

Lalu datang Matin Luther, sebagai orang yang cerdas dia melihat ini sudah menyimpang dari kebenaran, surga sudah dikangkangi oleh gereja dan oknum-oknumnya, ternyata wewenang pemegang kunci surga yang diberikan Yesus Kristus mengakibatkan, bukan malah menghasilkan kebaikan dan keselamatan bagi semua orang, sebaliknya justru dijadikan alat untuk membuat dosa-dosa baru, yang kemudian bisa dihapus oleh gereja. Setali tiga uang dengan kelakuan gereja sendiri, merasa sebagai pemegang kunci surga, perbuatan dosa makin menjadi-jadi, toh..bisa saling menghapus dosa. Maka Martin Luther mengeluarkan ajaran : semua orang berhak untuk menghapus dosanya sendiri, tidak ada itu wewenang gereja untuk menentukan kita berdosa atau tidak, yang menentukan adalah Tuhan sendiri, keselamatan adalah semata-mata merupakan anugerah Tuhan, dan itu didapat karena adanya iman dalam dada. Kelakuan gereja Katolik sami mawon dengan kelakuan Yahudi dalam menentukan keselamatan mereka, Luther juga punya dasar alkitabiyah :

Gal. 3:12 Tetapi dasar hukum Taurat bukanlah iman, melainkan siapa yang melakukannya, akan hidup karenanya.

Rm. 3:28 Karena kami yakin, bahwa manusia dibenarkan karena iman, dan bukan karena ia melakukan hukum Taurat.

Ef. 2:8 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,

Tidak masuk akal para manusia berdosa seperti Paus dan Uskup bisa memegang kunci surga. Apa bedanya gereja Katolik dengan Yahudi kalau begitu..?? apa bedanya para Paus dan Uskup dengan Imam Yahudi, dua-duanya sama-sama memonopoli keselamatan melalui ritual yang harus dijalankan. Lalu bagaimana caranya..?? Sayang sekali Martin Luther waktu itu tidak melirik kepada ajaran Islam yang mengajarkan keseimbangan antara iman dan amal baik sebagai syarat masuk surga, bahwa keselamatan diperoleh karena adanya ‘interaksi’ antara anugerah Tuhan dan usaha manusia.

Luther bereaksi terhadap kebobrokan gereja Katolik, bergerak dari satu titik ekstrim ke titik ekstrim lain. Hasil pikiran ini menghasilkan ajang bisnis baru di dunia Kekristenan : Proyek Iman. Kalau memang surga didapat hanya karena iman, lalu bagaimana menentukan bahwa kita saat ini benar-benar sudah beriman..?? ketika seseorang telah menyatakan dirinya sudah beriman maka dikatakan orang tersebut sudah ‘terlahir baru’, berubah dari manusia berdosa menjadi orang yang selalu dibawah naungan Tuhan. Cuma masalahnya : sebagai manusia tetap saja edan-eling, kadang sadar, dilain waktu ngawur lagi, emang sih…kuantitas dan kualitas perbuatan dosa sudah jauh berkurang dibandingkan ‘masa jahiliyah’ dulu, tapi hati tetap bertanya : saya ini sudah selamat apa belum yaa..?? Pengikut Martin Luther butuh kepastian, maka : ada demand tentu ada bisnis. Muncul-lah orang-orang yang mengaku sudah terlahir baru dan menyatakan bisa mengukuhkan dan memastikan seseorang sudah beriman atau belum. Karena ini menyangkut objek yang abstrak dan tidak bisa diuji secara eksak, maka sulit untuk menentukan ‘standard keselamatan’. Orang-orang ini bikin gereja sendiri, sewa ruko atau rukan, yang punya modal cukup, bisa bikin bangunan megah dan menyewa stasiun televisi untuk menyebarkan kemampuannya mengukuhkan iman. Ini semua memerlukan dana yang tidak sedikit untuk sewa atau beli bangunan, bayar sound system dan sewa jam tayang ditelevisi, termasuk tentunya buat gaji si pengelola untuk nafkah hidup dia dan keluarganya. Maka teknik-teknik berkhotbah dipelajari dan didalami supaya bisa meraup banyak pengikut, kalau perlu sedikit demonstrasi mukjizat, boleh pakai sulap atau trik-trik lainnya semisal orang lumpuh tiba-tiba bisa jalan. Tentu saja hal ini ditangkap oleh pengikut Kristen yang memang membutuhkan kepastian keselamatannya. Uang bukan masalah untuk membeli keselamatan, terjadi lagi win-win solution, si pendeta happy, jemaat juga senang. Nasib umat Kristen Ibarat : “Keluar dari mulut harimau, masuk mulut buaya”.

Umat Islam sebenarnya prihatin melihat nasib yang dialami saudara-saudara mereka ini, terlihat adanya kebingungan dan kesesatan, bahkan sekalipun dilihat dari sisi akal sehat, namun saudara-saudara Kristen mereka ini banyak yang tidak menyadarinya, atau ada juga sebagian sebenarnya punya kesadaran telah tersesat, namun gengsi untuk mengakui, lalu bersikap ‘pura-pura tidak tersesat’. Ini juga sikap yang menimbulkan keprihatinan karena yang dipertaruhkan adalah nasibnya kelak di akherat, dan yang akan mengalaminya tentu si Kristen itu sendiri.

677 thoughts on “Antara Paus dan Martin Luther

  1. Numpang Lewat on Mei 18, 2013 at 2:06 am said:
    lihatlah begitu mudahnya si PAULUS ini menyimpulkan FIRMAN ALLAH menganggap dirinya lebih pintar dari Allah, untuk apa Allah menurunkan 10 perintah itu? untuk apa Musa membelah laut demi mendapatkan 10 perintah itu? untuk apa Musa naik turun gunung demi mendapat 10 perintah itu? untuk apa Musa meninggalkan umatnya demi 10 perintah itu? dari situ aja sudah kelihatan jelas bahwa 10 ayat itulah INTI TAURAT. itulah kasih ALLAH dalam TAURAT.
    ========================================

    Yesus bersabda tentang hukum yang terutama dalam hk taurat: dalam Matius 22:35-40

    Matius 22:35-40
    Konteks : Hukum yang terutama
    22:35 dan seorang dari mereka, seorang ahli Taurat , bertanya untuk mencobai Dia: 22:36 “Guru, hukum manakah yang terutama dalam hukum Taurat?” 22:37 Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu , dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. 22:38 Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. 22:39 Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. 22:40 Pada KEDUA HUKUM INILAH TERGANTUNG SELURUH HUKUM TAURAT DAN KITAB PARA NABI”

    Salam damai

    • @kaktus
      dalam Matius 22:35-40 terdapat 2 hukum yang terutama (22:40 Pada KEDUA HUKUM INILAH), tapi PAULUS hanya menyimpulkan dalam 1 hukum…

      [[5:14 Sebab seluruh hukum Taurat tercakup dalam SATU firman ini, yaitu: “KASIHILAH SESAMAMU MANUSIA SEPERTI DIRIMU SENDIRI!]]

      berarti lebih hebat PAULUS dong dari Yesus ya gx?

      • @Numpang lewat:

        5:14 Sebab seluruh hukum Taurat tercakup dalam SATU firman ini, yaitu: “KASIHILAH SESAMAMU MANUSIA SEPERTI DIRIMU SENDIR

        Rasul Yohanes menegaskan hal ini secara gamblang di dalam 1 Yohanes 4:20 : “Jikalau seorang berkata: “Aku mengasihi Allah,” dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya.”

        Yesus memberikan gambaran dalam pengajaran Nya bahwa saat kita mengasihi sesama sebenarnya kita sedang menyatakan kasih kita kepada Allah:

        Matius 25:31-40
        25:31 “Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya. 25:32 Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing , 25:33 dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya. 25:34 Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan. 25:35 Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan; 25:36 ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku. 25:37 Maka orang-orang benar itu akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar dan kami memberi Engkau makan, atau haus dan kami memberi Engkau minum? 25:38 Bilamanakah kami melihat Engkau sebagai orang asing, dan kami memberi Engkau tumpangan, atau telanjang dan kami memberi Engkau pakaian? 25:39 Bilamanakah kami melihat Engkau sakit atau dalam penjara dan kami mengunjungi Engkau? 25:40 Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku

        salam damai

        • @kaktus
          kalo orang mengasihi saudaranya tapi tidak mengngikuti perintah Allah gimana tus? sama aja seperti ATHEIS kan…

    • Wah maaf… anda belum faham tentang makna pengakuan dosa mas… Dalam ajaran kristen… yang dimaksud dgn pengakuan dosa adalah… bukan untuk menghapus dosa manusia itu sendiri mas… Itu adalah ritual untuk mengungkapkan dos2 kita, memohon ampunan dari Tuhan… TAPI.. MASALAH DIAMPUNI ATAU TIDAK OLEH TUHAN… HANYA TUHAN YANG TAHU…. Dalam hal ini poin yang terkandung adalah = JIKA INGIN DOSA KITA BISA DIAMPUNI OLEH TUHAN… MAKA KITA JUGA HARUS BISA MENGAMPUNI ORANG YG BERSALAH KEPADA KITA… MAKA…Org Kristen diajarkan untuk selalu memaafkan siapapun…dan dilarang mengadili orang lain…jika tdk ingin diadili oleh Tuhan. gitu trrims

    • waaaa???? Loh…Musa membelah laut kan untuk menyelamatkan Bangsa Israel Yahudi mas… Karena Tuhan mempunyai rencana untuk menurunkan Isa Al Masih dari tengah2 bangsa ini…

  2. Numpang Lewat on Mei 18, 2013 at 12:21 pm said:
    SEBAB JIKALAU KAMU PERCAYA KEPADA MUSA, tentu kamu akan percaya juga kepada-Ku.
    kamu mau percaya kepada Yesus, kamu perlu percaya dulu kepada Musa, gimana caranya percaya dengan Musa? kerjakanlah TAURAT, barulah Musa membenarkanmu. begitu baru benar ya kan? iya apa iya?
    ============================================================-

    Lho emang nabi Musa itu Tuhan ?, Manusia hanya memperoleh pembenaran dari Tuhan.
    Maksud kalimat bahwa “ yang mendakwa kamu adalah Musa” bukan berarti musa membenarkan manusia. Yang dimaksud “kamu” disini adalah orang Israel yang tidak percaya kpd Yesus.
    Orang Israel yang tidak percaya Yesus, akan didakwa Musa, karena Musa telah menulis tentang Yesus, namun orang Israel tidak percaya Yesus. Tolong dibaca ayatnya pelan2 dan dipahami, supaya tidak membuat kesimpulan yang salah.

    Yesus dg tegas sdh mengatakan : SEBAB JIKALAU KAMU PERCAYA KEPADA MUSA, tentu kamu akan PERCAYA JUGA KEPADAKU(YESUS).
    .
    Kenapa harus percaya kpd Yesus? sebab ia (Musa) telah menulis tentang Aku (Yesus).

    Utk perbandingan baca ayat ini :

    Yohanes 1:43-45

    1:43 Pada keesokan harinya Yesus memutuskan untuk berangkat ke Galilea. Ia bertemu dengan Filipus, dan berkata kepadanya: “Ikutlah Aku! ” 1:44 Filipus itu berasal dari Betsaida, kota Andreas dan Petrus. 1:45 Filipus bertemu dengan Natanael dan berkata kepadanya: “Kami TELAH MENEMUKAN DIA(YESUS), YANG DISEBUT OLEH MUSA DALAM KITAB TAURAT DAN OLEH PARA NABI, yaitu Yesus, anak Yusuf dari Nazaret.

    Mereka ini adalah orang orang Israel yang percaya Yesus.

    Salam damai

    • @kaktus
      [[Lho emang nabi Musa itu Tuhan ?, Manusia hanya memperoleh pembenaran dari Tuhan. Maksud kalimat bahwa “ yang mendakwa kamu adalah Musa” bukan berarti musa membenarkan manusia.]]
      yang bilang Musa adalah Tuhan siapa? menurut saya Musa adalah seorang manusia dan seorang Juru Selamat, apakah menurutmu Tuhan pencipta IBLIS adalah juru selamat?

      [[Yang dimaksud “kamu” disini adalah orang Israel yang tidak percaya kpd Yesus. Orang Israel yang tidak percaya Yesus, akan didakwa Musa, karena Musa telah menulis tentang Yesus, namun orang Israel tidak percaya Yesus. Tolong dibaca ayatnya pelan2 dan dipahami, supaya tidak membuat kesimpulan yang salah. ]]
      owh… berarti firman yesus ini hanya ditujukan untuk orang Israel , dan firman-firman yang lainnya hanya ditujukan untuk murid-murid yesus begitu? harus sesuai konteks begitu… bukan untuk semua orang. begitu ya kaktus?

      [[Yesus dg tegas sdh mengatakan : SEBAB JIKALAU KAMU PERCAYA KEPADA MUSA, tentu kamu akan PERCAYA JUGA KEPADAKU(YESUS)..
      Kenapa harus percaya kpd Yesus? sebab ia (Musa) telah menulis tentang Aku (Yesus).]]

      owh… bisa dibolak-balik toh firman tuhan ini baru tau aku… :D
      kalo ada kalimat ‘yesus memberikan pengajaran kepada muridnya’, kayaknya bisa dibalik juga tuh. jadi ‘muridnya memberikan pengajaran kepada yesus’
      begitu ya tus…

      • @kaktus
        o iya… pertanyaan saya belum dijawab kaktus…
        ***apakah menurutmu Tuhan pencipta IBLIS adalah juru selamat?***

    • ketauan bego nh org..

      ” Manusia hanya memperoleh PEMBENARAN dari Tuhan. ”

      di mna2 kita milih agama itu buat cari kebenaran..
      kalau loe mau cari pembenaran ,, dekat loe ma agama setan..
      pntesan hati loe keras kaya batu.. trnyta yang loe cari pembenaran.. bukan kebenaran..

  3. Numpang Lewat on Mei 18, 2013 at 12:21 pm said:
    @kaktus
    Yohanes 6:32-36, maap saya potong biar jelas…
    6:32 …Bapa-Ku yang memberikan kamu roti… (bapa yang memberikan roti bukan yesus)
    6:35 Kata Yesus kepada mereka: “Akulah h roti hidup (yesus adalah roti)
    Yohanes 6:32-36
    BAPA yang memberikan roti, yesus adalah roti, samakah pembuat roti dengan roti?
    kesimpulannya sangat jelas kan, yesus hanyalah seorang utusan (roti) yang dikirim oleh Bapa (pembuat roti). dipendekkan lagi… Yesus adalah roti DARI Bapa
    ========================================================

    Yohanes 6:32-36
    6:32 Maka kata Yesus kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya bukan Musa yang memberikan kamu roti dari sorga, melainkan Bapa-Ku yang memberikan kamu roti yang benar dari sorga. 6:33 Karena roti yang dari Allah ialah roti yang turun dari sorga dan yang memberi hidup kepada dunia.” 6:34 Maka kata mereka kepada-Nya: “Tuhan, berikanlah kami roti itu senantiasa.”
    6:35 Kata Yesus kepada mereka: “Akulah h roti hidup ; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi. 6:36 Tetapi Aku telah berkata kepadamu: Sungguhpun kamu telah melihat Aku, kamu tidak percaya.

    > Bukan Musa yg memberikan Roti dari Sorga, melainkan Bapaku yang memberikan Roti YANG BENAR DARI SORGA.
    > Karena roti yang dari Allah ialah ROTI YANG TURUN DARI SORGA dan yang memberi hidup kepada dunia.”
    > Kata Yesus kepada mereka: “Akulah roti hidup.

    Jadi Roti yg diberikan oleh Bapa yaitu Roti yang berasal dan TURUN DARI SORGA. DAN ROTI ITU ADALAH YESUS.

    YESUS ADALAH PRIBADI YANG TURUN DARI SORGA, YAITU FIRMAN ALLAH (KALIMATULLAH) YANG TURUN KEDUNIA MENJADI MANUSIA.

    Yohanes 8:23
    Lalu Ia (Yesus) berkata kepada mereka: “Kamu berasal dari bawah, Aku dari atas; kamu dari dunia ini, Aku bukan dari dunia ini

    Ia adalah Anak Allah yang diutus Bapa kedunia untuk menyelamatkan manusia.

    Jadi jelas om, YESUS BUKAN manusia seperti kita, bukan dari bumi.
    Ia memang seorang UTUSAN ( Nabi) namun UTUSAN YANG TURUN DARI SORGA, bukan spt nabi Musa yang tdk turun dari sorga dan bukan pribadi dari sorga.

    Kesimpulan nya:
    Karena Yesus adalah pribadi yang turun dari sorga maka hanya Dia yang tahu Jalan lurus menuju sorga.

    Yesus bersabda: Akulah Jalan……, Tidak ada seorangpun yang datang kpd Bapa kalau tidak melalui Aku

    Salam damai

    • @kaktus
      [[Jadi jelas om, YESUS BUKAN manusia seperti kita, bukan dari bumi.
      Ia memang seorang UTUSAN ( Nabi) namun UTUSAN YANG TURUN DARI SORGA, bukan spt nabi Musa yang tdk turun dari sorga dan bukan pribadi dari sorga.

      Ulangan 18:15 Seorang nabi dari tengah tengahmu, dari antara saudara-saudaramu, SAMA SEPERTI AKU, akan dibangkitkan bagimu oleh TUHAN, Allahmu; dialah yang harus kamu dengarkan.

      masih menyangkal Yesus tidak sama dengan Musa, berarti Yesus ini bukan orang yang dinubuatkan Musa, ataukah firman Tuhan dalam kitab ulangan ini adalah salah? mana yang kamu pilih?

      [[Kesimpulan nya:
      Karena Yesus adalah pribadi yang turun dari sorga maka hanya Dia yang tahu Jalan lurus menuju sorga.

      Yesus bersabda: Akulah Jalan……, Tidak ada seorangpun yang datang kpd Bapa kalau tidak melalui Aku]]

      perlu diingat lagi :
      yoh 5:45 Jangan kamu menyangka, bahwa Aku akan mendakwa kamu di hadapan Bapa; YANG MENDAKWA KAMU ADALAH MUSA, x yaitu Musa, yang kepadanya kamu menaruh y pengharapanmu 5:46 SEBAB JIKALAU KAMU PERCAYA KEPADA MUSA, tentu kamu akan percaya juga kepada-Ku, sebab ia telah menulis tentang Aku.

      YANG MENDAKWA KAMU ADALAH MUSA
      JIKALAU KAMU PERCAYA KEPADA MUSA, tentu kamu akan percaya juga kepada-Ku,

      jika kamu tidak percaya kepada MUSA, tentu kamu tidak percaya dengan nubuat MUSA, jadilah kamu tidak percaya juga dengan yesus. kan begitu…, ya gx tus?

      • Numpang Lewat on Mei 19, 2013 at 1:32 am said:
        @kaktus
        [[Jadi jelas om, YESUS BUKAN manusia seperti kita, bukan dari bumi.
        Ia memang seorang UTUSAN ( Nabi) namun UTUSAN YANG TURUN DARI SORGA, bukan spt nabi Musa yang tdk turun dari sorga dan bukan pribadi dari sorga.
        Ulangan 18:15 Seorang nabi dari tengah tengahmu, dari antara saudara-saudaramu, SAMA SEPERTI AKU, akan dibangkitkan bagimu oleh TUHAN, Allahmu; dialah yang harus kamu dengarkan.
        masih menyangkal Yesus tidak sama dengan Musa, berarti Yesus ini bukan orang yang dinubuatkan Musa, ataukah firman Tuhan dalam kitab ulangan ini adalah salah? mana yang kamu pilih?
        ===============================================================

        Yesus memang seorang UTUSAN ALLAH (NABI)
        Dari awal sdh kaktus katakan bahwa MEMANG YESUS ADALAH SEORANG UTUSAN ALLAH ( NABI) yang turun dari sorga. Jadi kaktus tdk pernah menyangkal kenabian Yesus.
        MUSA juga adalah Nabi. Jadi Yesus dan Musa adalah sama2 seorang nabi.

        Musa diutus Allah untuk membawa umat Israel keluar dari Mesir, sehingga terbebas dari perbudakan.

        Yesus diutus Allah untuk menyelamatkan manusia dari perbudakan Dosa,

        sehingga disamping sebagai nabi, Yesus adalah TUAN atas manusia. Karena dengan kematian Nya Dia telah MENEBUS manusia dari kuasa dosa.
        Jadi tidak ada yang salah. Menjadi salah jika kaktus menolak mengatakan bahwa Yesus adalah seorang Nabi (utusan Allah)

        Salam damai

        • @kaktus
          [[sehingga disamping sebagai nabi, Yesus adalah TUAN atas manusia. Karena dengan kematian Nya Dia telah MENEBUS manusia dari kuasa dosa.
          Jadi tidak ada yang salah. Menjadi salah jika kaktus menolak mengatakan bahwa Yesus adalah seorang Nabi (utusan Allah)]]

          jadi sudah didapat kesimpulannya yang mengatakan Yesus adalah Tuhan itu salah (bukan Tuhan tapi TUAN), dan yesus hanyalah seorang utusan Allah seperti yang di seperti yang DIKATAKAN MUSA, dan seperti yang dikatakan Muhammad SAW.

          perhatikan :
          Gal 1:3 kasih karunia menyertai kamu dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari TUHAN YESUS KRISTUS,

      • Numpang Lewat on Mei 19, 2013 at 1:32 am said:
        perlu diingat lagi :
        yoh 5:45 Jangan kamu menyangka, bahwa Aku akan mendakwa kamu di hadapan Bapa; YANG MENDAKWA KAMU ADALAH MUSA, x yaitu Musa, yang kepadanya kamu menaruh y pengharapanmu 5:46 SEBAB JIKALAU KAMU PERCAYA KEPADA MUSA, tentu kamu akan percaya juga kepada-Ku, sebab ia telah menulis tentang Aku.
        YANG MENDAKWA KAMU ADALAH MUSA
        JIKALAU KAMU PERCAYA KEPADA MUSA, tentu kamu akan percaya juga kepada-Ku,
        jika kamu tidak percaya kepada MUSA, tentu kamu tidak percaya dengan nubuat MUSA, jadilah kamu tidak percaya juga dengan yesus. kan begitu…, ya gx tus?

        ============================================

        Yang dimaksud kata “kamu” dalam Yohanes 5:45 BUKAN merujuk ORANG KRISTEN OM,
        Pada saat itu Yesus berbicara dengan ORANG ISRAEL YANG TIDAK PERCAYA kepada YESUS.
        Kepada orang Israel yg tdk mempercayai Nya, Yesus menegur mereka bahwa mereka seharusnya percaya Yesus sebab Musa yg mereka percaya TELAH MENULIS TENTANG DIRINYA (YESUS).

        Kalau kaktus sdh pasti mempercayai semuanya. Tidak ada yg bisa mendakwa kaktus.

        Tolong dibaca kembali dengan teliti dan pahami bahwa pada bacaan ayat tsb, Yesus sedang berbicara dg orang2 Israel yg tidak mempercayai Nya.

        Salam damai

        • @kaktus
          [[Kalau kaktus sdh pasti mempercayai semuanya. Tidak ada yg bisa mendakwa kaktus.]]

          jika kamu tidak menjalankan Taurat apakah artinya kamu percaya kepada Musa?

  4. @ haidar dan semuanya yang Blm berani menjawab.

    Al-Quran dan Hadits Mengemukakan Nabi Islam Berdosa

    Namun ada perkataan Muhammad dalam hadits lain, “Ya Allah! Ampunilah saya! Kasihanilah saya dan hubungkanlah saya dengan Teman Yang Maha Tinggi …”  (Sahih Bukhari Vol. 5 Book 59 No. 715). Menurut hadist ini, Muhammad berdosa berdosa.
    Di sisi lain umat Muslim juga setuju bahwa Muhammad, walaupun nabi, adalah manusia biasa yang berdosa.  Hal ini diakui Al-Quran.  ”Maka ketahuliah ya (Muhammad) . . . . . mohonlah ampunan (kepada-Nya) bagi dosamu dan bagi dosa-dosa orang Mu’min” (Qs 47:19).   Lagi Qs 48:2 menekankan hal yang sama, “Supaya Allah memberi ampunan kepadamu (Muhammad) terhadap dosamu yang telah lalu dan yang akan datang . . . . “  Dua ayat ini menjelaskan bahwa Muhammad telah berdosa ketika dewasa dan akan terus berdosa.
    Sekali lagi, umat Islam memaklumi bahwa Muhammad pasti berdosa, karena ia manusia biasa.

    Apa yang dilakukan muhammad tidak ada yang dilakukan Yesus.

    Ajaran Islam dan Kristen Tentang Kesucian Isa Al-Masih

    Al-Quran dengan jelas mengatakan setiap manusia berdosa. Umat Islam dan Kristen setuju akan hal ini. Ayat lain dalam Al-Quran menjelaskan ada satu Pribadi yang tidak berdosa.  “Ia (Jibril) berkata: “Sesungguhnya aku ini . . . . memberimu seorang anak laki-laki yang suci” (Qs 19:19).  Menurut ayat ini Isa Al-Masih, yaitu Kalimat Allah, diakui sebagai satu-satunya Pribadi yang suci.
    Al-Bukari menekankan hal yang sama, “Setiap anak yang lahir dijamah iblis sehingga menangis kecuali Isa, anak Maryam” (Bukhari-Anbiya, Bab 44, Tafsir sura3, b.2). 
    Kita dapat melihat banyak ayat suci dalam Injil yang mengatakan hal sama: “Dia [Isa Al-Masih] tidak mengenal dosa . . . seperti Dia [Isa Al-Masih] yang adalah suci . . . .di dalam Dia [Isa Al-Masih] tidak ada dosa . . . Ia [Isa Al-Masih] suci; pada-Nya tidak terdapat kesalahan atau dosa apa pun . . .”  (II Korintus 5:21, I Yohanes 3:3, I Yohanes 3:5, Ibrani 7:26).
    Mungkinkah Isa Al-Masih disebut, “. . . seorang terkemuka di dunia dan di akhirat . . .” (Qs 3:45) karena – selain Allah – Ia satu-satunya Pribadi yang tidak pernah berdosa?
    Nabi Islam dan Isa, Siapakah Paling Suci?

    Umat muslim percaya #Isa memberi tahu kedatangan Muhammad. Dan (ingatlah) ketika ‘Isa ibnu Maryam berkata: “Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad).” (QS 61:6)#

    Jawab: Ayat ini bukanlah nubuat, melainkan klaim yang dibuat oleh Al-Quran untuk membenarkan kenabian Muhammad. Bila memang benar Isa Al-Masih memberitahu kedatangan Muhammad sebagai nabi, sebaiknya saudara mengutip dari kitab-kitab suci yang bukan dibawa oleh Muhammad.

    Salam damai

    • @Adri

      ya kalau anda ngotot dan enggak mau menerima penjelasan saya itu hak anda dri…
      yang jelas semuanya sudah saya terangkan secara terang benderang diatas. tidak perlu saya ulang lagi… .

      semua nabi utusanNYA bersih dari kesalahan dalam menyampaikan ajaran agama, bersih dari dosa dan maksiat dan selalu memberi contoh kepada umatnya untuk selalu memohon ampun kepada Allah swt.

      lho Injil dan taurat kan sudah gak asli lagi sudah diedit oleh manusia, buktinya anda juga gak menemukan injil atau taurat yang berbahasa asli, lantas kenapa kitab palsu seperti itu harus dipercaya ?

      sekali lagi saya ulang jika isa a.s diberi mukjizat untuk menciptakan planet dan menciptakan segala sesuatu dan isinya, orang super suci tidak berbuat dosa sedikitpun ,tetap tidak akan merubah kodratnya bahwa dia itu cuma untuk kaum bani israil.

      • @haidar
        Ini Adalah bukti bahwa Muhammad adalah manusia biasa yang sering luput dari dosa dan anda masih ngeyel dan tertutup tutup mata anda bahwa nabi anda tidak berdosa besar..

        Injil dan taurat sdh di ubah? Injil sudah tahan uji dari masa kemasan tapi Boleh saya minta buktinya saya ingin sekali tahu kapan alkitab itu dirubah.

        sekali lagi saya ulang jika isa a.s diberi mukjizat untuk menciptakan planet dan menciptakan segala sesuatu dan isinya, orang super suci tidak berbuat dosa sedikitpun ,tetap tidak akan merubah kodratnya bahwa dia itu cuma untuk kaum bani israil.
        Haidar say mau tegas kan bukan JIKA, TETAPI MEMANG YA Isa/Yesus itu adalah pencipta langit dan bumi DIA sudah ada sebelum dunia di ciptakan menjadi manusia utk jalan keselamatan dan yang menciptakan saya dan anda lalu dengan angkuhnya anda bilang YESUS itu utk bani israel.

        Bagaimana anda mengidolakan manusia yang berdosa???

        Salam damai

        • @Adri
          Haidar say mau tegas kan bukan JIKA, TETAPI MEMANG YA Isa/Yesus itu adalah pencipta langit dan bumi DIA sudah ada sebelum dunia di ciptakan menjadi manusia utk jalan keselamatan dan yang menciptakan saya dan anda lalu dengan angkuhnya anda bilang YESUS itu utk bani israel.

          —-) anda gak bisa baca ya tulisan saya,” jika diberi mukjizat”, tentu saja yang memberi adalah Allah swt, karena pada dasarnya Isa a.s adalah manusia biasa.

          Injil dan taurat sdh di ubah? Injil sudah tahan uji dari masa kemasan tapi Boleh saya minta buktinya saya ingin sekali tahu kapan alkitab itu dirubah.

          —-) apanya yang tahan uji mas,lha wong kitab bahasa aslinya saja dah gak ada…. gitu aja kok repot.. :D

          Bagaimana anda mengidolakan manusia yang berdosa???
          —-) nabi muhammad adalah rasul terakhir, pembawa kunci surga, pembawa firman allah yang kesuciannya terjaga sampai hari kiamat, rasul pemberi syafa’at, dijamin masuk surga..dll……. tentu saja saya mengidolakannya……….wajar kan

        • @haidar
          Hanya karena tidak ada bahasa asli lalu anda mengatakan sdh tdk asli.. ini bukan jawaban yang pintar adakah dari umat kristen yang di indonesia dan di Arab membaca alkitab yang beda yang di indonesia dan yang di Arab dan yang di Israel sekali pun membaca sama petunjuk yang sama mengklaim Tuhan yang sama yang di pertanyaan oleh umat muslim .

          Hal ini diakui Al-Quran.  ”Maka ketahuliah ya (Muhammad) . . . . . mohonlah ampunan (kepada-Nya) bagi dosamu dan bagi dosa-dosa orang Mu’min” (Qs 47:19).   Lagi Qs 48:2 menekankan hal yang sama, “Supaya Allah memberi ampunan kepadamu (Muhammad) terhadap dosamu yang telah lalu dan yang akan datang . . . . “  Dua ayat ini menjelaskan bahwa Muhammad telah berdosa ketika dewasa dan akan terus berdosa.

          Haidar mempermasalahkan keaslian Injil yang tdk ada kesalahannya sedangkan alquran yang menyatakan muhammad berdosa saja tdk mengerti hehehe

          Masa yang pegang kunci sorga orang berdosa dan masih menunggu penghakiman dan muhammad masih di liang kubur bukankah seorang juru kunci itu standar By di sorga?

          Boleh dong di jelasin….

          Salam damai

        • Hanya karena tidak ada bahasa asli lalu anda mengatakan sdh tdk asli.. ini bukan jawaban yang pintar adakah dari umat kristen yang di indonesia dan di Arab membaca alkitab yang beda yang di indonesia dan yang di Arab dan yang di Israel sekali pun membaca sama petunjuk yang sama mengklaim Tuhan yang sama yang di pertanyaan oleh umat muslim .

          —-) maaf itu merupakan fakta yang tak terbantahkan, faktanya Yesus tidak mampu melindungi kata-katanya. cuma di alkitab saja bahwa lalat = nyamuk (berani sekali ya para pendeta mengedit kata kata Tuhannya, heran deh)

          Hal ini diakui Al-Quran. ”Maka ketahuliah ya (Muhammad) . . . . . mohonlah ampunan (kepada-Nya) bagi dosamu dan bagi dosa-dosa orang Mu’min” (Qs 47:19). Lagi Qs 48:2 menekankan hal yang sama, “Supaya Allah memberi ampunan kepadamu (Muhammad) terhadap dosamu yang telah lalu dan yang akan datang . . . . “ Dua ayat ini menjelaskan bahwa Muhammad telah berdosa ketika dewasa dan akan terus berdosa.
          —–) menurut pendapat saya pribadi itu adalah petunjuk bagi kami umatnya agar selalu senantiasa memohon ampunan kepada Allah swt (karena rasul saw saja meminta ampunan, apalgi umatnya yang jelas bergelimang dosa).

          jika memang rasul saw pernah berbuat dosa (karena keterbatasan pengetahuan saya tentang Al Qur’an) ,bagi saya bukan masalah, karena sebagai manusia terpilih sudah pasti dosanya diampuni.

          Masa yang pegang kunci sorga orang berdosa dan masih menunggu penghakiman dan muhammad masih di liang kubur bukankah seorang juru kunci itu standar By di sorga?

          —-) sudah sering saya bilang rasul saw itu masuk surga tanpa dihisab/ dihakimi,
          apakah waktu anda dalam kandungan anda merasa “menunggu” untuk dilahirkan.

          saya sangat paham dengan arah dan tujuan anda dalam berdiskusi, anda ingin mebuktikan bahwa rasul saw adalah nabi yang berbuat dosa, dan seorang yang berbuat dosa itu tidak layak untuk diikuti, dan anda menginginkan Isa lah yang harus diikuti. tetapi sayangnya Isa a.s cuma untuk kaum bani israil.

        • @haidar
          Sebenarnya anda mengerti apa tidak ya??? Hmmm saya bingung tingkat kerendahan hati anda nol karena di butakan oleh nama besar nabi anda.

          Dari awal pertanyaan saya buat anda adalah apakah muhammad org berdosa? Seharusnya sekarang anda berani katakan ya dia orang berdosa

          Alquran saja anda tidak mengerti apalagi mempertanyakan Injil dan pengajaran ISA Almasih? Jawab dulu deh pertanyaan saya baru lanjut karena sdh bisa di duga umat muslim pintar berdalih dari kebenaran.

          Atau begini saja kita mulai dari awal kita mulai dari apakah nabi muhammad orang berdosa? Dari sini baru kita berbagi kebenaran yang sesungguhnya, mau?

        • @Adri
          Atau begini saja kita mulai dari awal kita mulai dari apakah nabi muhammad orang berdosa? Dari sini baru kita berbagi kebenaran yang sesungguhnya, mau?

          Dari awal pertanyaan saya buat anda adalah apakah muhammad org berdosa? Seharusnya sekarang anda berani katakan ya dia orang berdosa

          —–) oke no problem, kan sudah saya jawab tidak (rasul saw itu ma’shum) , berdasar ayat yang anda paparkan diatas menurut pendapat saya pribadi itu adalah petunjuk bagi kami umatnya agar selalu senantiasa memohon ampunan kepada Allah swt (karena rasul saw saja yang sudah dipastikan masuk surga saja meminta ampunan, apalagi umatnya yang jelas bergelimang dosa).

          Alquran saja anda tidak mengerti apalagi mempertanyakan Injil dan pengajaran ISA Almasih? Jawab dulu deh pertanyaan saya baru lanjut karena sdh bisa di duga umat muslim pintar berdalih dari kebenaran.

          —-) apa gak salah, biasanya sih kalian yang selalu berdalih dari kebenaran.sudah diterangkan panjang lebar, tetapi tetap saja tidak mau menerima penjelasan kami.

          apa selama ini anda mau menerangkan kepada saya jika ditanya tentang alkitab. anda kan selalu menghindar, ?dipersilahkan pembaca untuk menilainya.

          Sebenarnya anda mengerti apa tidak ya??? Hmmm saya bingung tingkat kerendahan hati anda nol karena di butakan oleh nama besar nabi anda.

          —-) itu sih terserah anda saja, berpendapat tentang saya, mau negatif atau positif , bebas kok gak ada larangan.

  5. Numpang Lewat on Mei 18, 2013 at 11:38 pm said:
    @kaktus
    kalo orang mengasihi saudaranya tapi tidak mengngikuti perintah Allah gimana tus? sama aja seperti ATHEIS kan…
    ===================================================

    Tolong dipahami:
    Justru perintah Allah adalah supaya kita mengasihi sesama manusia. Dengan mengasihi sesama manusia, kita sdh mengikuti perintah Allah.

    Mengasihi sesama antara lain: Tidak membenci, tdk membunuh, tdk mencuri miliknya, tidak memfitnah, tidak memperkosa, tidak menghakimi, tidak berzinah, tidak memperbudak dll. Ini semua perintah Allah yang disimpulkan menjadi satu : Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

    Dengan mengasihi sesama adalah merupakan bukti mengasihi Allah.

    Om NL, sekalipun berkoar2 mengatakan mengasihi Allah, namun jika om NL membenci kafir maka om NL adalah Pendusta.

    1 Yohanes 4:20 : “Jikalau seorang berkata: “Aku mengasihi Allah,” dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya.”

    Salam damai om.

    • @kaktus

      [[Tolong dipahami:
      Justru perintah Allah adalah supaya kita mengasihi sesama manusia. Dengan mengasihi sesama manusia, kita sdh mengikuti perintah Allah.

      Mengasihi sesama antara lain: Tidak membenci, tdk membunuh, tdk mencuri miliknya, tidak memfitnah, tidak memperkosa, tidak menghakimi, tidak berzinah, tidak memperbudak dll. Ini semua perintah Allah yang disimpulkan menjadi satu : Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

      Dengan mengasihi sesama adalah merupakan bukti mengasihi Allah.]]

      lha… sama aja lah seperti ATHEIS kan, atheis juga mengasihi sesama , tapi gx sembahyang, gx kegereja, gx berdoa, intinya gx ngikuti ritual agama kan.. mereka mengasihi sesama tapi tidak percaya bahwa Tuhan itu ada, itukan namanya ATHEIS.

      [[Om NL, sekalipun berkoar2 mengatakan mengasihi Allah, namun jika om NL membenci kafir maka om NL adalah Pendusta.]]
      ckckck… beginilah kesimpulan ajaranmu, bahkan kamu yang tidak pernah melihat saya bisa mengatakan saya ini pendusta, saya ini membenci kafir, ni namanya memfitnah, berprasangka buruk terhadap orang lain.

      • Numpang Lewat on Mei 19, 2013 at 8:16 am said:
        @kaktus
        [[Kalau kaktus sdh pasti mempercayai semuanya. Tidak ada yg bisa mendakwa kaktus.]]
        jika kamu tidak menjalankan Taurat apakah artinya kamu percaya kepada Musa?
        ==========================================================

        Dengan mengasihi Allah dan mengasihi sesama manusia (hukum Kasih), kaktus sdh menjalankan hukum taurat.
        Sebab Kasih adalah kegenapan hukum taurat.

        Roma 13:10 :
        Kasih tidak berbuat jahat terhadap sesama manusia , karena itu kasih adalah kegenapan hukum Taurat.

        Yesus menegaskan :
        Matius 22:37-40
        Konteks
        22:37 Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu , dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. 22:38 Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. 22:39 Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. 22:40 PADA KEDUA HUKUM INILAH TERGANTUNG SELURUH HUKUM TAURAT DAN KITAB PARA NABI.”

        Salam damai

      • Numpang Lewat on Mei 19, 2013 at 8:16 am said:
        lha… sama aja lah seperti ATHEIS kan, atheis juga mengasihi sesama , tapi gx sembahyang, gx kegereja, gx berdoa, intinya gx ngikuti ritual agama kan.. mereka mengasihi sesama tapi tidak percaya bahwa Tuhan itu ada, itukan namanya ATHEIS.
        =============================================================

        Kaktus tdk mengerti, kenapa om membuat kesimpulan spt itu?

        Sebagai orang Kristen, Kaktus tentu berdoa, menghadiri ibadah, mendengarkan firman Tuhan.
        Jadi mengasihi sesama bukan berarti tdk perlu berdoa dan beribadah

        Kekristenan mengajarkan bahwa mengasihi Allah tdk hanya dibuktikan dengan rajinnya ibadah, namun hrs dibuktikan dengan tidakan mengasihi sesama manusia.
        Jika kita beribadah dg setia, namun kita menyimpan kebencian kpd saudara kita, ibadah yg kita lakukan akan sia2 dihadapan Allah.

        Yesus bersabda: dalam Matius 5:21-24
        5:21 Kamu telah mendengar yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan membunuh; siapa yang membunuh harus dihukum. 5:22 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang MARAH terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: KAFIR! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil ! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala. 5:23 Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau, 5:24 tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah BERDAMAI dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.

        Salam damai

        • @kaktus

          Kaktus tdk mengerti, kenapa om membuat kesimpulan spt itu?

          sebab ini kaktus…
          [[5:14 Sebab seluruh hukum Taurat tercakup dalam SATU firman ini, yaitu: “KASIHILAH SESAMAMU MANUSIA SEPERTI DIRIMU SENDIRI!]]

          PAULUS hanya menuliskan 1(SATU) kesimpulan.

      • Numpang Lewat on Mei 19, 2013 at 8:16 am said:
        [[Om NL, sekalipun berkoar2 mengatakan mengasihi Allah, NAMUN JIKA om NL membenci kafir MAKA om NL adalah Pendusta.]]

        ckckck… beginilah kesimpulan ajaranmu, bahkan kamu yang tidak pernah melihat saya bisa mengatakan saya ini pendusta, saya ini membenci kafir, ni namanya memfitnah, berprasangka buruk terhadap orang lain.
        =========================================================

        Kaktus bukan memfitnah om, baca sekali lagi pelan2, jangan emosi.
        Kaktus nulis “NAMUN JIKA”………..MAKA ………………………………
        Supaya lebih jelas kaktus tulis ulang spt ini :

        “Sekalipun KAKTUS berkoar2 mengatakan mengasihi Allah, NAMUN JIKA KATUS membenci kafir MAKA KAKTUS adalah Pendusta.”

        Apakah kalimat tsb menyimpulkan bahwa kaktus pembenci kafir?

        Kaktus percaya, om adalah orang yang baik. Kaktus mengasihi om.

        Salam damai om,

        • @kaktus
          nah… begitulah kaktus… seharusnya dilihat dulu permasalahan membenci kafir dan mengkafirkan orang. jangan asal menuduh kami ini (muslim) pelopornya. nilailah mulai dari diri sendiri dulu.

  6. Numpang Lewat on Mei 19, 2013 at 10:56 am said:

    sebab ini kaktus…
    [[5:14 Sebab seluruh hukum Taurat tercakup dalam SATU firman ini, yaitu: “KASIHILAH SESAMAMU MANUSIA SEPERTI DIRIMU SENDIRI!]]

    PAULUS hanya menuliskan 1(SATU) kesimpulan.
    ===========================================================

    Paulus menyampaikan hal tsb berkaitan dg ayat sebelumnya yang menasehatkan agar hidup dengan sesama harus saling melayani. Jadi konteks nya adalah hubungan antar sesama UTK HIDUP SALING MELAYANI..
    Jadi sebagai pedoman dalam menjalin hubungan dengan sesama manusia, Paulus menyitir hukum utama Taurat spt Galatia pasal 5:14. Untuk lengkapnya kaktus sertakan ayatnya utk disimak:
    Galatia 5:13-15
    5:13 Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka . Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan LAYANILAH SEORANG AKAN YANG LAIN OLEH KASIH. 5:14 Sebab seluruh hukum Taurat tercakup dalam satu firman ini, yaitu: “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri! ” 5:15 Tetapi jikalau kamu saling menggigit dan saling menelan, awaslah, supaya jangan kamu saling membinasakan..

    Salam damai

    • @kaktus

      iya kaktus… saya ngerti kamu bukan atheis, dan saya tidak bermaksud menuduh kamu atheis, karena KAMU pasti percaya Tuhan itu ada. walaupun pengertian Tuhan menurut kamu dan saya berbeda. it’s ok… gx masalah buat saya…

      ==============================================
      begini tus… biar kamu paham,

      Gal 5:14 Sebab ‘SELURUH’ hukum Taurat tercakup dalam SATU firman ini, yaitu: “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri!

      masalahnya bukan dalam “konteks”,
      masalahnya adalah SELURUH HK TAURAT dan JUMLAH POIN UTAMA yang di tuliskan oleh paulus dalam kalimat tersebut berbeda dengan yang diajarkan Yesus :

      Matius :
      22:37 Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu , dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. 22:38 Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.

      22:39 Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

      22:40 Pada ‘KEDUA HUKUM’ (2 hukum) inilah tergantung ‘SELURUH’ hukum Taurat dan kitab para Nabi”

      ***Yesus menyimpulkan SELURUH HK TAURAT dalam 2(DUA) POIN UTAMA, sedangkan PAULUS menyimpulkan SELURUH HK TAURAT hanya dalam 1(SATU) POIN UTAMA, ini artinya PAULUS bukan mendapat firman dari Yesus.***

      paham gx maksud saya?

      • @Numpang lewat

        Di dalam realita hidup, Mengasihi Allah dinyatakan dengan mengasihi sesama. Segala sesuatu yg dilakukan untuk sesama, sebenarnya melakukan nya untuk Allah.

        Simak dan pahami apa yang dikatakan Tuhan Yesus di dalam Firman Nya:

        Yesus bersabda:

        >Matius 25:31-40
        25:31 “Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya. 25:32 Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing , 25:33 dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya. 25:34 Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan. 25:35 Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan; 25:36 ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku. 25:37 Maka orang-orang benar itu akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar dan kami memberi Engkau makan, atau haus dan kami memberi Engkau minum? 25:38 Bilamanakah kami melihat Engkau sebagai orang asing, dan kami memberi Engkau tumpangan, atau telanjang dan kami memberi Engkau pakaian? 25:39 Bilamanakah kami melihat Engkau sakit atau dalam penjara dan kami mengunjungi Engkau? 25:40 Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, SESUNGGUHNYA SEGALA SESUATU YANG KAMU LAKUKAN UNTUK SALAH SEORANG DARI saudara KU YANG PALING HINA INI, KAMU TELAH MELAKUKANNYA UNTUK AKU.

        Yesus telah membuat penyederhanaan : Kasihi sesamamu manusia, sesungguhnya kamu telah mengasihi Allah.

        >1 Yohanes 4:20 : “Jikalau seorang berkata: “Aku mengasihi Allah,” dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya.”

        Jadi jika kita mengasihi sesama, sesungguhnya kita telah melakukannya untuk Allah. Demikian juga sebaliknya, jika kita gagal mengasihi sesama, kita juga telah gagal mengasihi Allah. Seberapa besar kita mengasihi Allah?, diukur dari seberapa besar kita mengasihi sesama kita.

        Dalam hal ini, tidak ada pertentangan antara Yesus dan Paulus

        Salam damai

        • Kaktus, NL dan semua , Tuhan memberkati anda dan mangasihi anda, ya hukum kasih mengalah kan segalanya, dunia akan seperti surga jika sesama manusia dapat mengasihi sesamanya tanpa melihat siapa dia dan apa latar belakangnya.

        • @kaktus & triandi
          [[Dalam hal ini, tidak ada pertentangan antara Yesus dan Paulus]]

          Matius :
          22:37 Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu , dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. 22:38 Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
          22:39 Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
          22:40 Pada ‘KEDUA HUKUM’ (2 hukum) inilah tergantung ‘SELURUH’ hukum Taurat dan kitab para Nabi”

          Gal 5:14 Sebab ‘SELURUH’ hukum Taurat tercakup dalam SATU firman ini, yaitu: “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri!

          haha… ternyata omongan yesus ini banyak omong kosongnya…

          ternyata lebih hebat PAULUS daripada yesus.
          haha… luar biasa si PAULUS ini, kata” yesus aja bisa dibantahnya…

        • @triandi
          [[Maksudmu mengasihi Tuhan tetapi mengkafirkan ciptaanNya]]

          eits… ngomonging masalah mengkafirkan lagi…
          ndi… yang ngajarin mengkafirkan orang tuh sape ndi, sape duluan yang ngajarin? yesus yang MENGUSIR iblis dari Petrus tuh gmn?
          PAULUS yang menentang PETRUS tuh gimane ceritenye?
          begitu kah mengasihi Allah? Petrus kan ciptaan Allah juga ya gx?
          jawab ya ndi, sekalian jelaskan

          22:40 Pada ‘KEDUA HUKUM’ (2 hukum) inilah tergantung ‘SELURUH’ hukum Taurat dan kitab para Nabi”

          Gal 5:14 Sebab ‘SELURUH’ hukum Taurat tercakup dalam SATU firman ini, yaitu: “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri!

          ternyata lebih hebat PAULUS daripada yesus.
          haha… luar biasa si PAULUS ini, kata” yesus aja bisa dibantahnya…
          yesus bilang 2, di PAULUS bilang 1… :D

  7. @NL

    Matius
    22:37 Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu , dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. 22:38 Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
    22:39 Dan hukum yang kedua, YANG SAMA DENGAN ITU, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

    Hukum yang kedua, YANG SAMA DENGAN ITU (hukum yang pertama) memiliki pengertian bahwa:
    Mengasihi sesama manusia SAMA DENGAN mengasihi Allah.

    Yesus bersabda: Matius 25:40
    SESUNGGUHNYA SEGALA SESUATU YANG KAMU LAKUKAN UNTUK SALAH SEORANG DARI saudara KU YANG PALING HINA INI, KAMU TELAH MELAKUKANNYA UNTUK AKU.

    Yesus telah membuat penyederhanaan :
    Mengasihi sesama manusia sudah mencakup Mengasihi Allah.
    Gagal mengasihi sesama berarti gagal mengasihi Allah.

    Jadi Pemahaman inilah yang disampaikan dalam galatia 5:14

    Sama halnya pernyataan Firman Tuhan :

    >1 Yohanes 4:20 : “Jikalau seorang berkata: “Aku mengasihi Allah,” dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya.”

    Untuk mngerti kebenaran ini, perlu memahami makna yang terkandung di dalamnya.
    Jadi Alkitab bukan sekedar untuk hafalan namun perlu dipahami.

    Salam damai

    • @kaktus
      [[Hukum yang kedua, YANG SAMA DENGAN ITU (hukum yang pertama) memiliki pengertian bahwa:
      Mengasihi sesama manusia SAMA DENGAN mengasihi Allah.]]

      Matius :
      22:37 Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu , dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. 22:38 Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
      22:39 Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
      22:40 Pada ‘KEDUA HUKUM’ (2 hukum) inilah tergantung ‘SELURUH’ hukum Taurat dan kitab para Nabi”

      haha… ternyata omongan yesus ini banyak omong kosongnya… ya kan…

      • @nl
        Pengajaran Isa yang mana banyak omong kosongnya… pengajaran Isa sempurna tdk ada kesalahan atau dirubah2 oleh murid ISA Almasih tidak seperti alquran wahyu nya ada yang dirubah atau ditambah oleh Muhammad.

        Bagai mana mungkin orang yang tadinya pembunuh orang Kristen yang percaya Isa Almasih yang di pakai ISA utk menjalankan tugas penyebaran khabar keselamatan punya pengajaran sendiri sedangkan paulus sendiri membutuhkan keselamatan ISA ALMASIH, tdk ada yang lebih hebat dari ISA karena semua pengajaran datang dari ISA ALMASIH.
        Salam damai

        • @adri
          [[Pengajaran Isa yang mana banyak omong kosongnya… pengajaran Isa sempurna tdk ada kesalahan atau dirubah2 oleh murid ISA Almasih]]
          —>
          ini :
          Mat 22:36 “Guru, hukum manakah yang terutama DALAM HUKUM TAURAT?” 22:37 Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu 2 , dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. j 22:38 Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. 22:39 Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia 3 seperti dirimu sendiri. k 22:40 Pada kedua hukum inilah l tergantung SELURUH hukum Taurat dan kitab para nabi.”

          disingkat paulus jadi begini ni :
          Gal 5:14 Sebab ‘SELURUH’ hukum Taurat tercakup dalam SATU firman ini, yaitu: “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri!

          ini artinya jawaban Yesus kepada ahli kitab dalam Mat 22:37-40, banyak omong kosongnya kan…

          [[tidak seperti alquran wahyu nya ada yang dirubah atau ditambah oleh Muhammad.]]
          —>
          eits… tunggu dlu… dirubah atau ditambah oleh Muhammad??
          memangnya Baginda Rasulullah masih hidup ya? kalo Rasulullah yang mengubahnya, berarti yang mengeluarkan Al-Quran ini siapa?
          dan dirubah dari apa menjadi apa?

          [[Bagai mana mungkin orang yang tadinya pembunuh orang Kristen yang percaya Isa Almasih yang di pakai ISA utk menjalankan tugas penyebaran khabar keselamatan punya pengajaran sendiri sedangkan paulus sendiri membutuhkan keselamatan ISA ALMASIH, tdk ada yang lebih hebat dari ISA karena semua pengajaran datang dari ISA ALMASIH.]]
          —>
          nah… makanya dijelasin kenapa yesus menyimpulkan HK Taurat dalam 2 hukum terutama, sendangkan Paulus menyimpulkan dalam 1 hukum terutama.

      • Numpang Lewat on Mei 21, 2013 at 9:18 am said:
        haha… ternyata omongan yesus ini banyak omong kosongnya… ya kan…
        =============================

        Ya… Bapa, ampunilah NL, sebab NL tidak tahu apa yang NL katakan,
        Amen !!

        • NL,
          disingkat paulus jadi begini ni :
          Gal 5:14 Sebab ‘SELURUH’ hukum Taurat tercakup dalam SATU firman ini, yaitu: “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri!,

          Apakah engkau pikir mengasihi sesama manusia sesuatu yang menjijikkan atau juga merendahkan Tuhan sehingga engkau tidak dapat menerima penjelasan Kaktus & Adri.

        • @kaktus
          makasih atas doanya kaktus… semoga Allah mengampuni saya atas segala dosa yang saya tuliskan dalam pertanyaan saya ini.

          silahkan dijawab kaktus,
          jika apa yang dikatakan yesus itu adalah firman dari Tuhan, kenapa Paulus bisa menyimpulkan lagi firman tersebut? ini artinya Paulus tidak percaya dengan apa yang dikatakan Yesus kan.

          yesus mengatakan 2 hukum terutama, Paulus mengatakan 1 hukum terutama, siapa yang benar paulus atau yesus?

        • @nl
          Sdh di jawab oleh triandi, dan tidak ada pertentangan kok antara pengajaran Yesus… masa murid lebih berikat dari Tuhan?

          Pertama alquran tdk diturunkan oleh Allah sendiri tetapi oleh jibril jadi bisa dikatakan alquran bukan diturunkan oleh Allah tapi jibril.

          Beda dengan 10 perintah Allah yang musa terima langsung dari Allah

          Alquran di ubah oleh sang nabi tentang poligami

          Salam damai

      • NL
        Matius :
        22:37 Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu , dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. 22:38 Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
        22:39 Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

        Perhatikan kata ‘ Yang sama dengan itu ‘

        Sederhananya :

        Mengasihi Tuhan = Mengasihi sesama
        Mengasihi Tuhan = (A)
        Mengasihi manusia = (B)

        Jika saya hanya mengambil pernyataan (B) saja apakah saya salah.

  8. Numpang Lewat on Mei 21, 2013 at 1:27 pm said:
    silahkan dijawab kaktus,
    jika apa yang dikatakan yesus itu adalah firman dari Tuhan, kenapa Paulus bisa menyimpulkan lagi firman tersebut? ini artinya Paulus tidak percaya dengan apa yang dikatakan Yesus kan.
    ======================================================

    Kaktus yakin om NL sdh memahami dengan sangat jelas. begitu banyak penjelasan baik dari triandi , adri dan kaktus sendiri. semua penjelasan sdh sangat gamblang.

    Sepertinya om NL tdk puas terhadap jawaban yg ada, lebih disebabkan krn qur’an tdk pernah mengajarkan bahwa mengasihi sesama manusia sama dengan mengasihi Allah.

    Salam damai

  9. @kaktus, triandi, adri
    ckckckck… kalian masih membela Paulus yang jelas” sudah menghapus Hukum Terutama yang Pertama, memang benar-benar sudah dibutakan mata kalian ini….

    Mat 22:36-40
    Ahli Kitab bertanya :
    “Guru, hukum manakah yang terutama DALAM HUKUM TAURAT?”
    Jawab Yesus kepadanya :
    “Kasihilah Tuhan, Allahmu , dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
    Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia 3 seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung SELURUH hukum Taurat dan kitab para nabi.”

    GAL 2:21 Aku tidak menolak kasih karunia Allah. SEBAB SEKIRANYA ADA KEBENARAN DALAM HUKUM TAURATt, u maka sia-sialah kematian Kristus.

    GAL 5:1 SUPAYA KITA SUNGGUH-SUNGGUH MERDEKA, Kristus telah memerdekakan m kita. Karena itu berdirilah teguh n dan JANGAN MAU LAGI DIKENAKAN KUK PERHAMBAAN. o

    GAL 5:2 Sesungguhnya, aku, Paulus, berkata kepadamu: JIKALAU KAMU MENYUNATKAN DIRIMU, p Kristus sama sekali tidak akan berguna bagimu.

    Gal 5:14 Sebab ‘SELURUH’ hukum Taurat tercakup dalam SATU firman ini, yaitu: “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri!,

    GAL 5:16 Maksudku ialah: HIDUPLAH OLEH ROH, l maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.

    jadilah kalian seperti Paulus ini HIDUP OLEH ROH, tanpa keinginan daging. saya bukan malaikat/iblis saya adalah manusia, hidup seperti manusia, perlu makan minum, punya keturunan, dan perlu beribadah kepada Allah. kalian pikirlah baik-baik apakah hidup seperti Paulus yang Yesus kalian inginkan pada umatnya? tanyalah diri kalian masing-masing…

    ok kaktus, saya tidak akan membantah lagi… saya anggap sudah selesai… kalian pikirlah masing-masing…

  10. Apakah ini wajar dalam islam?
    Hujat Nabi, Bocah Diberondong Pemberontak
    TEMPO.CO, Aleppo – Pemberontak Suriah menembak mati seorang bocah laki-laki berusia 15 tahun di depan kedua orang tua dan saudara-saudaranya, Ahad, 9 Juni 2013, setelah dia dituduh menghujat (Nabi Muhammad).

    Al Jazeera dalam laporannya mengatakan, bocah tersebut merupakan penjual kopi di jalanan berasal dari sekitar Shaar sebelah utara Aleppo. Dia memiliki nama lokal Mohammad Kattaa.

    Laporan lainnya menyebutkan, sebelum tewas diberondong peluru tajam, dia berdebat dengan bocah sebaya pada Sabtu, 8 Juni 2013. Dalam perdebatan tersebut, dia menyebut Nabi Muhammad dengan frase yang biasa digunakan masyarakat Suriah. Dia katakan, “Bahkan jika Nabi Muhammad turun (dari surga), saya tidak akan menjadi orang beriman.”

    Tak lama kemudian, sejumlah pria bersenjata, dipercaya berasal dari Irak dan Suriah yang bergabung ke dalam kelompok pemberontak Front Jabhat al-Nusra, menggelandang Kattaa dalam keadaan hidup-hidup pada Sabtu, 8 Juni 2013, hingga Ahad dini hari, 9 Juni 2013. Dia berdiri di kayu dan ditandai cemeti di tubuhnya.

    “Banyak orang hadir di sekelilingnya. salah seorang anggota brigade pemberontak mengatakan, ‘Mendustakan Allah dan mengutuk Nabi adalah musrik. Siapapun yang berbuat demikian akan menerima hukuman seperti ini’.” Berikutnya, terdengar suara tembakan terhadap sang bocah.

    “Sekelompok pemberontak Islam yang tak jelas identitasnya menembak mati seorang bocah berusia 15 tahun yang bekerja sebagai penjual kopi di Aleppo setelah mereka menuduh bocah itu menghujat (Nabi Muhammad),” kata Direktur Syrian Observatory for Human Rights, Rami Abdel Rahman.

    Pelaku pembunuhan, menurut Abdel Rahman, sepertinya terdiri dari pemberontak asing. “Mereka berbicara dalam bahasa Arab klasik bukan dialek Suriah,” katanya. “Mereka menembak si bocah dua kali, sekali di bagian mulut dan lainnya di lehernya. Penembakan itu di depan ayah dan ibunya serta saudara-saudaranya,” Abdel Rahman menambahkan.

    Observatory mengutuk eksuksi tersebut seraya menyebut sebagai “aksi kejahatan” dan hadiah bagi rezim Presiden Bashar al-Assad. “Observatory tak bisa mengabaikan aksi kejahatan ini yang semestinya hanya ditujukan terhadap musuh revolusi dan kemanusiaan,” kata Abdel Rahman. Sepotong foto dirilis oleh Observatory menunjukkan wajah Kattaa dengan mulut dan rahang berlumuran darah serta luka tembak di bagian lehernya.

    Salam damai

  11. INI ALASAN KENAPA SAYA MURTAD

    Dahulu ketika saya masih seorang budak Arab (baca: ‘muslim’), saya mengira Allah SWT adalah Tuhan Pencipta Langit dan Bumi beserta Isinya, dan Muhammad adalah seorang manusia yang amat sempurna yang diciptakan Allah SWT guna menjalankan misi ketuhanan yang penghabisan, yaitu mendirikan agama terakhir, Islam.

    Saya pun mengira, Islam adalah sebuah ajaran kebenaran yang mendidik para pengikutnya agar takut pada DOSA, takut melakukan KEJAHATAN.

    Saya mengira, Islam adalah agama UNIVERSAL untuk seluruh umat manusia di bumi.

    Saya mengira, Islam adalah satu-satunya agama yang dapat memperkenalkan Tuhan yang benar pada pengikutnya.

    Tetapi, apa yang sesungguhnya? Semua perkiraan dan keyakinan saya akan Islam itu adalah KELIRU.
    Semua yang saya yakini tentang Islam hanyalah angan-angan belaka, tidak sesuai dengan fakta sesungguhnya.

    Saya kini sadar, bahwa ‘muslim’ telah ditipu oleh bangsa Arab. Apa yang mereka sangka Tuhan, sebetulnya bukan Tuhan, tapi JIMAT yaitu seonggok batu hitam (benda mati) yang didaulat sebagai Allah SWT.

    Itulah kenapa, sejak zaman nabi hingga detik ini, tiada seorang muslim pun yang mengandalkan Allah sebagai kekuatan adikodrati untuk menjadi pelindung mereka. Muslim lebih percaya pada kekuatan manusia, yaitu kekuatan senjata (dahulu pedang, kini senapan dan bom).

    Bahkan nabi sendiri pun adalah seorang yang bengis dan cuma bisa mengandalkan kelicikan dan keganasan manusia belaka, tiada kekuatan ilahi pernah dipakainya. Untuk menjadi sukses di Arab dan dunia sekitarnya, cara-cara kekerasan dan peperanganlah yang digunakan.

    Saya pun akhirnya tahu, kalau Muhammad tidaklah sempurna, baik secara akhlak maupun fisiknya. Muhammad ‘gemar kawin’, suka menyetubuhi anak-anak (PEDOFILIA), BERZINA dengan siapa saja yang disukainya, merebut istri orang lain bahkan istri anaknya sendiri, membunuh siapa saja yang berani menentang kehendaknya, mencari nafkah dengan jalan MERAMPOK dan MENJARAH karavan dagang Quraish, menyerang kota-kota Yahudi dan menghabisi penduduknya hanya karena alasan “mereka tidak mau beriman”.

    Semua yang saya katakan ini bukanlah dusta saya, tetapi berdasarkan apa yang saya baca dari Sirat Rasul yang ditulis oleh sejarawan Islam tertua Ibnu Ishaq (704 – 768 M), dan juga kumpulan hadist-hadist sahih seperti Bukhari & Imam Muslim.

    Saya pada mulanya juga sempat terkejut dan tidak percaya, mungkin itu hanya fitnah kaum kafir, yang membuat karangan-karangan palsu untuk menjelek-jelekkan Islam. Ketika saya berusaha untuk mendapatkan detil-detil sejarah Islam dari buku-buku pelajaran anak saya di sekolah maupun buku-buku Islam yang untuk umum, saya dapati kesimpulan bahwa tulisan-tulisan itu ditulis hanya berdasarkan prasangka-prasangka dan tidak didukung oleh bukti-bukti catatan sejarah yang valid.

    Anda bisa cek ini sendiri, bila Anda punya anak yang bersekolah setingkat SD, SMP atau SMA, buka-bukalah buku pelajaran Islam, khususnya mengenai bab sejarah nabi Muhammad. Anda akan temukan bahwa si penulis banyak mengumbar tuduhan-tuduhan, seperti menyebut orang Yahudi sebagai para perampok, pembunuh, pelanggar perjanjian dan tukang bikin onar, tanpa ada rujukan catatan sejarahnya.

    Sementara kata-kata pujian secara berlebihan disematkan pada sang nabi, ini pun tanpa disertai bukti-bukti fakta yang memadai.

    Muhammad dikatakan berperang demi membela diri, karena dirinya diserang kaum kafir (tanpa bukti). Perang Badar dikatakan sebagai Perang Suci, bukan perampokan, padahal itu adalah perampokan besar yang dilakukan sang nabi terhadap pedagang Quraish. Buku-buku itu mengkambinghitamkan Yahudi dan kaum Pagan sebagai biang peperangan di Arab, tanpa ada satu pun bukti yang mendukung pernyataan-pernyataan tersebut.

    Apakah sejarawan Islam IBNU ISHAQ itu salah, sedangkan penulis buku pelajaran Islam ini yang benar? Tentu saja saya lebih percaya pada tulisan Ibnu Ishaq ketimbang buku-buku sekolah itu, karena buku-buku itu hanya bisa menjudge dan mengklaim, menuduh dan memuji-muji secara sepihak tanpa disertai dengan bukti fakta sejarah yang valid.

    Umat Islam telah didoktrin sejak masih anak-anak, sejak di pengajian-pengajian, sejak di TPQ dan sejak di pendidikan umum yang terendah seperti TK atau SD, bahwa Islam itu agama terbaik, agama paling sempurna, nabi Muhammad adalah makhluk paling sempurna, yang sempurna akhlak dan jasmaninya, bla-bla-bla….. tanpa mereka tahu bahwa mereka sedang dibohongi.!

    Fakta sejarah menyatakan sebaliknya, sedangkan apa yang mereka terima dari guru-guru Islam mereka adalah kebohongan, karangan-karangan untuk menutupi Islam yang sebenarnya.

    Agama Islam diciptakan bukan untuk benar-benar berfungsi sebagai agama, melainkan sebagai SEKTE PEMUJAAN kepada Muhammad, sang pendiri. Setiap saat muslim dicekoki oleh doktrin-doktrin bahwa nabi Muhammad adalah makhluk mulia, manusia paling bijaksana dan paling luhur di antara anak-anak keturunan Adam, maka dari itu semua pengikutnya wajib untuk bersholawat untuk dia, mendoakan keselamatan bagi Muhammad dan keluarganya agar terhindar dari siksa api neraka. Tiada doa tanpa disertai dengan kata-kata sanjungan dan pujian buat sang nabi.

    Islam, tidak mengajarkan KEBAIKAN. Apa yang disebut kebaikan dalam Islam hanyalah kebaikan yang semu dan hanya untuk kalangan sendiri saja. Islam mengajarkan kekerasan rumah tangga, perlakuan yang buruk kepada wanita, perkosaan terhadap para pelayan/budak, serta zinah berkedok nikah (POLIGAMI). Islam menanamkan benih-benih penyakit dalam hati muslim, dengan membagi dunia ini menjadi 2 bagian, yaitu dunia Pemuja Allah/Muhammad dan dunia Kafir. Islam bercita-cita mengubah dunia ini menjadi 1 dunia saja, yaitu dunia Pemuja Allah/Muhammad, dan semua orang yang menolak memuja Allah dan Rasulnya harus disingkirkan atau dijadikan budak (dhimmi).

    Secara terang-terangan, Alquran menyatakan kebencian dan permusuhannya terhadap Kristen dan Yahudi. Secara jelas pula dalam Alquran tertulis bahwa bila saatnya tiba, bila Islam sudah cukup kuat pengaruh dan kekuatan bersenjatanya, seluruh muslim diwajibkan memerangi orang-orang non-muslim di manapun mereka berada, termasuk terhadap para tetangga sendiri yang tidak memiliki permusuhan apa pun.

    Di mata Islam, semua orang yang menolak agama Islam dianggap sebagai musuh Allah & Rasulnya, dan mereka adalah bahan bakar api neraka. Karena mereka bahan bakar api neraka, Islam bukannya mengajarkan umatnya agar mengasihani dan menyayangi mereka, tapi justru malah memerintahkan untuk menumpas dan menyiksa mereka sebagai siksa dunia sebelum mereka mengalami siksa akherat. Siapa pun yang dianggap sebagai calon neraka, di dunia ini darahnya halal ditumpahkan.

    Saya pikir, Islam memang sangat MENJIJIKAN, sehingga akhirnya menghantarkan saya untuk benar-benar bulat mengambil keputusan ‘keluar’ dari AGAMA PALSU ini.

    Jika saya terus berkutat pada agama menjijikkan yang penuh kepalsuan dan tipu daya ini, saya bukan MANUSIA, tapi zombi yang mengabdi untuk Arab. Saya bukan orang Arab, saya orang Indonesia, saya tidak sudi jadi zombi-nya Arab.

    SEGERA TINGGALKAN ISLAM, KARENA ISLAM ADALAH DUSTA DAN QURAN ADALAH BUKU KAMUS DUSTA!

Tinggalkan Balasan