Des 27

Antara Paus dan Martin Luther

Sumber : Archa (forum Swaramuslim)

pope_52712Kita berimajinasi tentang apa yang terjadi pada sejarah gereja :

Pada mulanya adalah Petrus yang dikasih wewenang untuk memegang kunci surga oleh Yesus Kristus :

Mat 16:18-19 Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya. Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.” Continue reading

Des 20

Roma 3 : 1-8; Dusta demi Kemuliaan Tuhan

DustaSekarang kita mencoba mengajukan pertanyaan terhadap umat Kristen dengan memakai gaya missionaris ketika mereka bertanya soal ajaran Islam.

Sering umat Islam yang melakukan debat mempermasalahkan ajaran Paulus ini ketika melakukan serangan balik kepada lawannya : “Apakah Paulus mengajarkan bahwa berdusta demi kemuliaan Tuhan dibenarkan dalam Kristen..?”, lalu mengajukan ayatnya :

Roma 3 (7) Tetapi jika kebenaran Allah oleh dustaku semakin melimpah bagi kemuliaan-Nya, mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai orang berdosa?

Kristen biasanya menimpali serangan ini dengan mengajukan pertanyaan balik :”Kalau mau memahami ayat alkitab jangan memotong-motong ayatnya, baca yang utuh perikopnya, lihat ayat selanjutnya..”, mereka menyodorkan ayat tersebut :

Roma 3 (8) Bukankah tidak benar fitnahan orang yang mengatakan, bahwa kita berkata: “Marilah kita berbuat yang jahat, supaya yang baik timbul dari padanya.” Orang semacam itu sudah selayaknya mendapat hukuman.

Ayat ini memunculkan kesan bahwa ajaran tentang ‘berdusta demi kemuliaan’ merupakan fitnahan orang, Paulus menyatakan dia tidak pernah menyampaikan ajaran seperti itu tapi merupakan kesalahan orang dalam menafsirkan perkataan pada ayat sebelumnya, bahkan Paulus mengecam balik orang yang berprasangka demikian dengan mengatakan mereka selayaknya mendapat hukuman.

Continue reading

Des 17

Apa artinya ” Firman Tuhan..? (Penjelasan sesuai temuan ilmiah mutakhir)

Masih banyak diskusi tentang arti dan definisi dari : Firman Tuhan. Berikut ini disampaikan pokok pikiran soal pengertian : Firman Tuhan, dan ditinjau dari sisi perkembangan ilmu pengetahuan tentang adanya unsur ke-3 yang mendasari keberadaan makhluk disamping : materi dan energi, yaitu : informasi. Mungkin banyak pengulangan dengan tulisan saya sebelumnya soal ini, namun topik ini ditujukan bagi anda yang masih mendiskusikan soal ini, bisa terkumpul dalam topik yang dibuat.

—————————————————————

Ketika filsuf Yunani menjelaskan soal logos, dunia ilmu pengetahuan ketika itu masih belum berkembang, sehingga makhluk (selain pencipta) akan dikembalikan kepada 2 unsur yaitu materi dan energi, karena baru sampai disitu ilmu pengetahuan berhasil mengungkapkan hakekat sesuatu selain Tuhan..

Pikiran mereka kemudian terbentur dengan eksistensi Logos, yaitu sesuatu yang ‘keluar’ dari Tuhan, merupakan ‘ucapan’ Tuhan, namun tidak bisa disebut sebagai makhluk, dengan alasan : (1) makhluk adalah sesuatu yang diciptakan, sedangkan logos tidak diciptakan tapi merupakan ‘kecerdasan’ Tuhan, (2) sebelum logos keluar dari Tuhan maka dia menyatu dengan Tuhan, ada dalam kecerdasan Tuhan. (3) Ketika logos ‘diproduksi’ oleh Tuhan maka bukan berarti eksistensi logos yang menyatu dengan kecerdasan Tuhan tersebut menjadi berpindah, lalu Tuhan dikatakan tidak lagi memiliki logos.

Ketiga hal ini jelas merupakan eksistensi yang berbeda dengan makhluk, artinya bukan makhluk, atau istilah yang anda pakai ‘ghairu makhluk’.
Continue reading

Des 17

Kesalahan Aturan Hukum dalam Alkitab

Bahasa hukum adalah bahasa yang sangat meminimalisir munculnya multi-tafsir, apalag kalau tafsir yang muncul saling bertolak-belakang dengan maksud yang ingin dimuat dalam aturan hukum tersebut. Kalau ada suatu aturan yang menghasilkan banyak penafsiran yang bertentangan, jangankah dibuat oleh Tuhan, dibikin manusiapun akan menunjukkan sipembuatnya adalah orang yang tidak memahami aturan yang dia bikin sendiri, atau memiliki kemampuan merumuskan yang sangat dangkal.

Bagaimana kalau aturan tersebut diciptakan oleh Tuhan..??

Matius 5:32 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang menceraikan isterinya kecuali karena zinah, ia menjadikan isterinya berzinah; dan siapa yang kawin dengan perempuan yang diceraikan, ia berbuat zinah.

Apa maksud aturan Yesus ini..? ‘Setiap orang yang menceraikan isterinya kecuali karena zinah’, apa yang mesti dilakukan terhadap seorang istri yang ketahuan berzina..? Kristen selalu mengatakan bahwa mereka tidak lagi menerapkan hukum Taurat karena sudah digenapi oleh kedatangan Yesus, yang ada adalah hukum kasih, bahkan Yesus mencontohkan bagaimana sikap terhadap perempuan pezina yang disodorkan oleh Yahudi untuk segera dirajam, Yesus malah melepaskannya dan mengampuninya.

Continue reading

Mar 17

Hablum minallah dan Hablum minannas

Salah satu istilah yang sering salah dimengerti orang tentang kedudukan hukum-hukum Allah yang ditetapkan-Nya bagi manusia adalah tentang dikotomi ‘hablumminallah’ dan ‘hablumminannas’, bahwa ketika mereka menyebut ‘hablumminallah’ itu berarti suatu perbuatan yang semata-mata berhubungan dengan peribadatan kepada Allah berupa shalat, puasa dan haji, sebaliknya kalau menyangkut ‘hablumminannas’ artinya suatu perbuatan yang terkait dengan sesama manusia, misalnya soal berbuat baik, hukum pidana dan perdata, aturan kesopanan berpakaian dan bertingkah-laku, hidup bertetangga, sampai kepada aturan bernegara dan bermasyarakat secara umum.

Continue reading

Feb 21

Perbedaan Informasi Al Quran dan Alkitab tentang Haman

Persoalan perbedaan tentang terdapatnya seorang tokoh yang bernama Haman antara Al-Qur’an dan alkitab bisa kita temukan dalam ayat-ayat ini :

Al-Qur’an :

Dan berkata Fir’aun: “Hai pembesar kaumku, aku tidak mengetahui tuhan bagimu selain aku. Maka bakarlah hai Haman untukku tanah liat kemudian buatkanlah untukku bangunan yang tinggi supaya aku dapat naik melihat Tuhan Musa, dan sesungguhnya aku benar-benar yakin bahwa dia termasuk orang-orang pendusta”. ‪(Al-Qasas: 38)

Dan berkatalah Fir’aun: “Hai Haman, buatkanlah bagiku sebuah bangunan yang tinggi supaya aku sampai ke pintu-pintu, ‪(Ghaafir: 36)

Alkitab :

Ester 3:1  Sesudah peristiwa-peristiwa ini maka Haman bin Hamedata, orang Agag, dikaruniailah kebesaran oleh raja Ahasyweros, dan pangkatnya dinaikkan serta kedudukannya ditetapkan di atas semua pembesar yang ada di hadapan baginda.

Perbedaan yang sangat bertentangan tentang tokoh ini adalah, kalau Al-Qur’an menyatakan Haman merupakan salah seorang pejabat penting di istana Fir’aun, maka Alkitab menyebut tokoh ini merupakan pejabat penting di kerajaan Persia. Perbedaan ini pada mulanya dijadikan ‘bahan ejekan’ oleh pihak Kristen dengan menyatakan Al-Qur’an sudah salah mencatat fakta sejarah karena berbeda dengan alkitab, dengan suatu alasan bahwa alkitab sudah ditulis jauh lebih awal dibandingkan Al-Qur’an, maka yang ditulis belakangan jelas mengandung cacat sejarah dan telah mengalami penyimpangan.

Continue reading

Des 27

Tafsir Ilmiah Al Quran Antara teori ,Wacana dan Praktek

Oleh : Ibnu Taimiyyah – facebooker, aktivis diskusi masalah Islam dan diskusi lintas agama.

Saat ini kita berada di penghujung peradaban modern, di mana setiap KLAIM KEBENARAN dituntut pembuktiannya secara EMPIRIS, ilmiah dan faktual. HAL ini tidak terkecuali menjadi tantangan tersendiri dalam pembacaan INTERPRETASI AL-QURAN, mengingat ALLOH menantang manusia untuk membuat yang semisal AL-QURAN, mengingat bahwa tantangan ALLOH terhadap manusia melampaui zaman, yang artinya akan selalu menantang tiap-tiap zamannya. Al-Quran sebagai mu’jizat abadi, tidak seperti mu’jizat para nabi sebelumnya, yang lekang oleh waktu, di saat bangsa ARAB merasa bangga dengan SASTRAnya yang tinggi, AL-QURAN mampu menundukkan kesombongan SASTRA ARAB dengan bentuk sastra yang sangat unik, bukan syair, bukan arudh, bukan sajak dll, mudah dihafal, dalam maknanya, memiliki keserasian, tidak berat dalam pengucapan, tinggi rendah selaras, dll. Hal inilah yang menyebabkan kaum Quraish menganggap AL-QURAN adalah SIHIR, hal ini karena mereka sangat menyadari tidak akan ada manusia yang mampu menandingi keunggulan sastranya, plus, nabi MUHAMMAD bukanlah seorang penyair.

Namun, ini adalah zaman di mana MANUSIA MENDEWAKAN SCIENCE…

Apakah mu’jizat Al-Quran terhenti dan mencukupkan diri menjawab zaman JAHILIYYAH KAUM QURAISH SAJA….?. Tentu akan kita jawab, TIDAK, Al-Quran akan selalu mampu menjawab TANTANGAN ZAMANNYA. Namun masalahnya adalah : SCIENCE bersifat evolutif, temporal, tentative, sedangkan apa yang disampaikan AL-QURAN adalah kebenaran MUTLAK AKSIOMATIS yang tentu sangat mungkin, apa yang ditemukan hari ini, belum mampu menggambarkan apa yang AL-QURAN inginkan.

Continue reading