Jun 11

Munculnya Injil Kuno di Turki Mengguncang Dunia

Naskah kuno berusia 1.500 tahun yang diyakini sebagai versi asli Injil Barnabas, terus mengundang perhatian dunia.

Naskah kuno tersebut ditulis dalam bahasa Aramaic yang diyakini sebagai bahasa yang dipakai Bunda Mariam, ibunda Yesus Kristus. Naskah itu ditulis dengan tinta emas dalam lembaran berbahan kulit.

Pada Februari lalu, Vatikan secara resmi telah meminta untuk melihat alkitab yang ditemukan Turki selama operasi penyelundupan pada tahun 2000. Continue reading

Jan 03

Inilah Fakta,Usaha para Musuh Islam yang ingin memusnahkan Islam itu sia sia!

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Allah  Subhanallahu wa ta’alaberfirman :

 

يُرِيدُونَ أَن يُطْفِـُٔوا۟ نُورَ ٱللَّهِ بِأَفْوَٰهِهِمْ وَيَأْبَى ٱللَّهُ إِلَّآ أَن يُتِمَّ نُورَهُۥ وَلَوْ كَرِهَ ٱلْكَٰفِرُونَ

9:32 Mereka berkehendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahayaNya, walaupun orang-orang yang kafir tidak menyukai.
Dari masa ke masa,Para musuh Islam berusaha melenyapkan dari muka bumi dengan berbagai cara,tak terkecuali pada Abad 21 ini.

Pada Abad 21 mereka juga‘bermimpi’ akan melenyapkan Islam dengan menggunakan Teknologi informasi terutama media Internet. Continue reading

Des 24

Manfaat Wudhu yang diungkap oleh Ahli Kesehatan Dunia

Ibadah wudhu tampaknya sepele dan mudah dilakukan. Karena itu, banyak umat Islam yang memandangnya biasa-biasa saja. Padahal, bila wudhu dikerjakan tidak sempurna, shalatnya pun tidak akan diterima (HR Bukhari No 135 dan Muslim No 224-225).

Kendati sederhana, manfaatnya sangat besar. Itulah yang dibuktikan oleh para ahli kesehatan dunia. Salah satunya adalah Prof Leopold Werner von Ehrenfels, seorang psikiater sekaligus neurolog berkebangsaan Austria. Ia menemukan sesuatu yang menakjubkan dalam wudhu karena mampu merangsang pusat syaraf dalam tubuh manusia. Karena keselarasan air dengan wudhu dan titik-titik syaraf, kondisi tubuh senantiasa akan sehat.

Continue reading

Agu 11

Makkah Sebagai Pusat Bumi dan Pusat Waktu Dunia

Oleh Abd Rozzaq

Supremasi standar waktu internasional Greenwich Mean Time kini mendapat tantangan dari jam raksasa yang dibangun di Mekkah. Pemerintah Arab Saudi berharap jam Menara Mekkah ini menjadi acuan 1,5 miliar muslim di dunia.
Jam Menara Mekkah ini mulai berdetak pada hari Kamis, 12 Agusutus 2010, bersamaan dengan mulainya bulan Ramadan.
Menara Jam Mekkah ini sangat mirip dengan BigBen. Jam ini bisa dilihat dari empat arah. Jam ini lebarnya 45 meter ini akan diterangi dua juta lampu LED. Pada jam itu ada tulisan Arab besar “Dengan nama Allah.” Jam ini akan beroperasi dengan standar sendiri yakni Saudi Standar Waktu atau 3 jam lebih dulu ketimbang GMT. Continue reading

Jan 28

Hasil penelitian,Pertumbuhan Penduduk Muslim 2X lebih cepat dari penduduk Nonmuslim

Jumlah penduduk muslim dunia akan bertambah dua kali lebih cepat dibandingkan penduduk non muslim dalam 20 tahun ke depan, demikian sebuah penelitian yang juga memprediksi bahwa dalam satu generasi mendatang penduduk muslim dunia akan mencapai lebih dari seperempat total populasi dunia, Kamis. Continue reading

Agu 31

Hasil Laporan IMF : Pasca Peristiwa 11/9 ,Bank Syariah di seluruh dunia meningkat pesat.

Meski peristiwa 11 September 2001 sempat digunakan oleh negara-negara Barat terutama Amerika Serikat untuk menyudutkan Islam, namun insiden itu memberikan hikmah tersendiri bagi bank-bank Islam. Dana Moneter Internasional (IMF) melaporkan insiden September kelabu itu justru membuat bank syariah di seluruh dunia meningkat pesat.

Pasalnya, para investor atau nasabah Muslim yang semula menyimpan uangnya di bank-bank konvensional di Amerika dan negara Barat lainnya khawatir dananya bakal dibekukan akibat peristiwa tersebut. Mereka lantas memindahkan depositonya ke bank-bank Islam. ”Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa serangan 11 September di Amerika Serikat telah memberikan dampak positif terhadap aset bank-bank Islam, mungkin karena Muslim dan investor, yang secara tradisional berinvestasi di Barat, terpaksa menyimpan uang lebih banyak di negara mereka karena takut dibekukan,” ujar lembaga keuangan internasional yang berbasis di Washington itu. Continue reading

Jun 15

Saatnya Dunia Bersatu Selamatkan Gaza

Oleh : Ulis Tofa Lc

Ternyata di dunia modern sekarang ini masjih ada penjajahan. Di dunia yang sudah maju ini masih ada upaya etnis cleansing. Di dunia yang bebas ini masih ada tembok rasial. Di dunia yang demokratis ini masih ada blokade. Itulah yang terjadi di negara Palestina.

(Beridinya Negara Penjajah Zionis  tahun 1948 ketika itu terjadi Nakba atau tragedi bagi rakyat sipil Palestina. Data per tahun 1950, jumlah pengungsi Palestina mencapai 711.500 jiwa. Pembangunan Tembok Pembatas sepanjang 730 km) Continue reading