Oleh :Mutoha Arkanuddin
Awal Ramadhan tahun ini telah dimulai pada hari yang berbeda-beda di kalangan masyarakat Indonesia. Hal ini sudah nampak dari kalender yang dibuat oleh masing-masing kelompok yang mencantumkan angka 1 Ramadhan pada tanggal yang berbeda. Muncul pertanyaan lagi “Apakah lebaran tahun ini juga berbeda?”. Jawabannya tentu bisa bareng bisa juga berbeda, tapi semoga jangan terlalu khawatir sebab berdasarkan kalender yang beredar di masyarakat Insya Allah lebaran tahun ini akan kita rayakan bersama-sama, kecuali mungkin beberapa kelompok masyarakat yang mendasarkan pada hitungan tradisional sehingga hasilnya berbeda.
Pengaruh politik etis terhadap peningkatan kegiatan misi Kristen sangat besar. Pidato Ratu Wihelmina pada 1901 lebih merupakan penegasan sikap terhadap kebijakan mendukung Kristenisasi yang telah berjalan sebelumnya, namun dilaksanakan secara kurang jelas atau pun secara lebih berhati-hati. Arus Kristenisasi terus berkembang dan mencapai puncaknya ketika Abraham Kuyper, pemimpin Partai Kristen Anti-Revolusioner, menduduki kursi Perdana Menteri Belanda pada 1901. Selama masa itu, banyak anggota Parlemen Belanda menuntut agar pemerintah membatasi pengaruh Islam di Indonesia. Van Baylant, misalnya, sambil memperingatkan pemerintah akan seriusnya bahaya penyebaran Islam, serta merta menuntut ditingkatkannya kegiatan misi Kristen. Sementara itu, W.H. Bogat meluncurkan kampanye anti-Islam yang keras dan menuduh agama ini sebagai penyebab “kurang bermoralnya masyarakat”. [66]
Oleh, Muhammad Isa Anshory
Kolonialisme dan misi Kristen mempunyai hubungan sangat erat. Di negara-negara Muslim, keduanya sering dibantu oleh orientalisme sehingga menjadi gerakan bersama Barat untuk menghadapi Islam. Fakta sejarah pun menunjukkan bahwa gerakan kolonialisme selalui disertai oleh kegiatan misionaris Kristen dan orientalis[1]. Banyak sarjana, baik dari kalangan Muslim maupun Barat, mengakui hal itu.
Delegasi Parlemen Indonesia hari ini, Selasa (29/6), tiba di Jalur Gaza melalui gerbang penyeberangan Rafah yang berbatasan antara Mesir dan Jalur Gaza. Tujuan kunjungan delegasi ini adalah untuk melihat langsung kondisi Jalur Gaza yang diblokade sejak 4 tahun berturut-turut, selain menyerahkan bantuan dari pemerintah Indonesia.