Oleh: Musthafa Luthfi*
Oleh: Musthafa Luthfi*
Mantan Anggota Legislatif Inggris, George Galloway, mengungkap tentang konvoi baru bantuan kemanusiaan yang akan menuju Gaza pada tahun depan, untuk mengakhiri blockade Israel terhadap satu juta setengan warga Palestina di Jalur Gaza sejak empat tahun silam.
Dalam konferensi persnya, di kantor Harian Rakyat Al-Jazair, Senin (6/12) Galloway menyatakan, konvoi bantuan kemanusiaan akan bertolak menuju Gaza, kali ini lewat darat, laut dan udara. Menurutnya ada pesawat yang akan mendarat di wilayah yang diblokade Israel.
Galloway mengajak semua pihak Arab terutama pemerintah yang mendukung aktifitas solidaritas ini, ia menyelaskan sikap negative Arab dan menyebutnya sebagai konsistensi yang lemah. Galloway mengungkapkan dalam waktu dekat ini ia akan bertolak menuju Amerika untuk melakukan pembelaan masalah Palestina. Ia telah melakukan kerjasama dengan 12 kota di Kanada untuk menyelenggarakan seminar Palestina.
sementara itu toritas Palestina meminta kepada Organisasi Konferensi Islam (OKI) dan Liga Arab agar membentuk sebuah delegasi tinggi yang terdiri dari para insinyur dan para ahli untuk mengunjungi Masjid al-Aqsha serta memberikan penilaian mengenai status bangunan masjid. Demikian dilansir Islammemo.cc, Minggu (5/12).
Melalui Sekjennya Dr. Hassan Khater, Otoritas Palestina juga memperingatkan kepada organisasi Islam dan Kristen untuk al-Quds dan tempat-tempat suci tentang upaya dan rencana Israel terhadap Masjid al-Aqsha. Selain itu juga diimbau kepada seluruh bangsa Arab agar bertindak cepat, sebelum Israel menghancurkan Masjid al-Aqsha dan membangun kuil di bekas reruntuhannya.
Khater mengatakan bahwa pembongkaran di bagian selatan Masjid al-Aqsha serta yang meliputi bangunan museum, al-Aqsha lama, mushalla Marwani dan halaman, telah menjadi tujuan strategis pendudukan Israel.
Menurut Khater, Israel akan melakukan tindakan yang nyata untuk menghancurkan al-Quds, dan bukan sekedar kata-kata saja. Israel telah mempersiapkan berbagai latihan yang diadakan oleh Front Home Command.
Khater juga mengatakan bahwa sebagian besar kalangan Zionis telah yakin akan runtuhnya bangunan al-Aqsha. Ini hanyalah masalah waktu saja lagi.
Namun ia juga menekankan bahwa umat Islam harus yakin dengan keselamatan Masjid al-Aqsha
(qm/infopalestina/hidayatullah)
Pembantaian yang dilakukan Israel terhadap para aktivis yang tergabung dalam Freedom Flotilla pada Senin tanggal 31/5 dini hari lalu, tidak menyurutkan semangat para aktivis melakukan pelayaran kembali, guna membuka blokade Gaza.
Hai’ah Al Arabiyah Ad Dauliyah lil I’mari Ghazah (Organisasi Arab Internasional untuk Pembangunan Gaza) yang berkantor di London, telah menerima banyak tawaran bantuan guna penyaluran bantuan dan partisipasi dalam pelayaran yang akan datang
sementara itu menurut Ketua Palestine Freedom, Yasir Qasylaq, mengatakan bahwa “Freedom Flotilla 2” bakal diikuti lebih dari 50 kapal. Dan saat ini kapal-kapal terus berdatangan, sehingga jumlah total kapal yang ikut bisa dilihat nantinya. Continue reading
Pasukan Israel meningkatkan ekskalasi serangannya ke Jalur Gaza. Pagi ini Jumat (21/4) menggelar empat serangan ke pos latihan perlawanan Palestina dan wilayah kosong di selatan dan utara Jalur Gaza.
pesawat tempur Israel jenis F16 melepaskan serangan dengan 3 roket dengan target berbeda-beda di wilayah kosong tanpa penghuni di timur Khazaah dan Abasan besar hingga wilayah timur Khan Yunis selatan Jalur Gaza. sebagaimana yang dilangsir oleh Infopalestina.com,Namun belum ada informasi ada korban. Serangan itu menyebabkan kerusahan sejumlah rumah tinggal warga dekat wilayah yang diserangan Israel. Continue reading
Sebuah laporan yang dikeluarkan oleh Biro PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan di Wilayah Palestina Terjajah “OCHA” periode 5 hingga 11 Mei, menyatakan terjadi peningkatan aksi serangan yang dilakukan para pemukim pendatang Zionis dan otorias penjajah baik di kota al Quds wilayah Tepi Barat lainnya.
Laporan PBB ini mengatakan bahwa ketegangan meningkat di kampung Silwan di timur al Quds pada periode 5-11 Mei, menyusul kunjungan anggota parlemen Zionis ke permukiman “Jonathan Hourse”, di tengah-tengah kehadiran pasukan Zionis dalam jumlah besar. Hal ini menyebabkan pecahnya bentrokan selama kunjungan antara warga Palestina dan pasukan penjajah yang berakhir dengan ditangkapnya sejumlah warga Palestina. Continue reading
Aksi kampanye boikot yang dilakukan oleh warga Palestina terhadap produk yang dihasilkan oleh pabrik-pabrik dari para pemukim Yahudi di Tepi Barat telah menyebabkan sedikitnya 17 pabrik tutup, sejak pertama kali kampanye itu dimulai beberapa bulan yang lalu.
Washington Post melaporkan bahwa Avi Alekiam yang merupakan pemilik dari tiga ratus pabrik di kawasan perindustrian Mishor Adumim wilayah pendudukan Tepi Barat, mengakui bahwa kampanye boikot warga Palestina membuat situasi pabriknya tidak bisa bertahan, hingga beberapa pabriknya terpaksa harus ditutup
Surat kabar itu menambahkan: “Adapun warga Palestina melihat kampanye pemboikotan terhadap produk yang dihasilkan dari pabrik-pabrik milik Yahudi merupakan salah satu strategi mereka dalam melawan serta menentang Zionis Israel.” Continue reading
Menteri Luar Negeri Israel, Avigdor Lieberman menjelaskan bahwa Presiden Palestina Mahmud Abbas telah menghubungi salah seorang pejabat Israel melalui sambungan telepon ketika perang Gaza yang lalu, dan meminta agar melanjutkan perang untuk menggulingkan gerakan Hamas.
Dalam wawancaranya dengan surat kabar Haaretz yang diterbitkan pada hari Kamis (13/5), Lieberman mengatakan, “Secara pribadi Abbas telah menghubungi kami dan memberi dukungan untuk melanjutkan operasi militer di Gaza, agar kekuatan Hamas jatuh.”
Menteri Luar Negeri Israel tersebut juga mengkritik tindakan Abbas yang mengeluhkan mengenai perang Gaza yang hanya berlangsung beberapa hari saja dari tujuan Israel untuk menaklukkan Hamas, kepada Pengadilan Internasional, di Den Haag. Continue reading